Gubernur Helmi Hasan Tiba di Bengkulu, Program 100 Hari Fokus Tingkatkan PAD, Sampah, dan Pendidikan Gratis

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Minggu, 2 Maret 2025 | 17:33 WIB
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan tiba di Bengkulu setelah mengikuti program retreat di Akmil Magelang selama satu pekan dan program 100 hari fokus PAD, Sampah dan Pendidikan gratis.(Foto/Ist)
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan tiba di Bengkulu setelah mengikuti program retreat di Akmil Magelang selama satu pekan dan program 100 hari fokus PAD, Sampah dan Pendidikan gratis.(Foto/Ist)

Baca Juga: Pulang dari Retret Magelang, Wali Kota Dedy Wahyudi Disambut dan Diarak Keliling Kota Bengkulu

"Kami ingin memastikan bahwa dalam 100 hari ini, tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan. BPJS gratis akan diperluas cakupannya sehingga semua warga benar-benar bisa merasakan manfaatnya," tegasnya.

Sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama. Helmi Hasan menegaskan bahwa program sekolah gratis bukan sekadar menghapus biaya pendidikan, tetapi juga meningkatkan fasilitas serta kualitas pengajaran di sekolah-sekolah di Bengkulu.

"Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kita ingin anak-anak Bengkulu mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas tanpa terkendala biaya," tambahnya.

Untuk merealisasikan program-program strategis ini, Helmi Hasan menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten dan kota.

Baca Juga: Pastikan Stok Sembako Aman Hadapi Ramadan, Sekda Bengkulu Utara Sidak ke Pasar Purwodadi

Ia optimistis sinergi ini dapat terjalin dengan baik, mengingat selama retret di Magelang, para kepala daerah Bengkulu telah melakukan diskusi mendalam serta membangun komitmen bersama.

"Retret kemarin bukan hanya pertemuan formal, tetapi juga kesempatan membangun kekompakan. Kami berdialog, berdiskusi, dan bahkan makan bersama. Ini penting agar ketika kembali ke daerah masing-masing, kita memiliki pemahaman yang sama tentang apa yang harus dilakukan," ujarnya.

Helmi Hasan menambahkan bahwa selama lima tahun ke depan, ia ingin menciptakan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan rakyat.

"Kami tidak ingin sekadar memimpin, tetapi betul-betul bekerja untuk masyarakat. Karena itu, dalam setiap kebijakan yang diambil, kami akan selalu mendengarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat," tambahnya.(*)

 

 

 

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X