Kementan Biayai Pencetakan 800 Hektare Sawah Baru di Rejang Lebong

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Kamis, 8 Mei 2025 | 11:30 WIB
Sekitar 800 hektare lahan kosong di Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu akan dijadikan lokasi pencetakan sawah baru pada tahun 2025.(Foto/Ist)
Sekitar 800 hektare lahan kosong di Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu akan dijadikan lokasi pencetakan sawah baru pada tahun 2025.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Kementerian Pertanian akan membiayai pencetakan sawah baru di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu pada tahun ini seluas 800 hektare untuk mendukung program ketanahan pangan nasional.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Tim Survei Investigasi Desain (SID) Universitas Bengkulu turun langsung untuk melihat lokasi calon lahan. Tim dari Unib didampingi langsung oleh Plt Kepala Distankan Ahmad Sapriansyah turun melihat lokasi percetakan sawah di Desa Tanjung Gelang, Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong.

Baca Juga: Skandal Satelit Kemenhan: Negara Rugi Rp353 Miliar, Tiga Tersangka Ditetapkan

Kepala Distankan Rejang Lebong Ahmad Satriansyah menjelaskan, lokasi sawah baru terbagi empat kawasan, yakni lokasi 1 seluas 438,653 hektare, lokasi II seluas 240,276 hektare, lokasi III seluas 74,705 hektare, dan lokasi IV seluas 53,567 hektare.

Ia menambahkanm sawah tersebut, akan mendapatkan sumber air dari Sungai Buruan. Survei juga mencakup pendataan para petani, legalitas lahan, serta persiapan lainnya.

"Target kami mulai dilaksanakan pada 2025, dan jika siap tanam, selama 2 tahun petani akan mendapat bantuan bibit, pupuk dan bantuan alat mesin pertanian dari Distankan Rejang Lebong," kata Ahmad, Rabu (7/5/2025).

Baca Juga: Wali Kota Apresiasi Pedagang Pantai Panjang Bengkulu Bongkar Sendiri Kios dan Siap Direlokasi

Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari mengatakan, jika sawah berhasil dicetak maka akan tercipta lumbung pangan baru. Ia mengharapkan agar lahan seluas 800 hektare tersebut, dinilai sebagai lahan yang layak cetak.

"Seandainya ada lahan yang tidak layak cetak, maka kita harus cari penggantinya," kata Bupati. Ia berharap agar program tersebut berhasil dan membawa banyak kemajuan bagi masyarakat daerah ini," ujarnya.

 

 

 

 

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Perdana, Jogja Scooter Parade digelar Tahun Depan

Minggu, 28 September 2025 | 21:58 WIB

5 Ide Bisnis Modal Kecil yang Cocok untuk Pemula

Senin, 1 September 2025 | 05:26 WIB
X