kesehatan

Pertemuan Ahli Bedah Tulang Belakang Asia Pacific ke-26 digelar di Yogya

Jumat, 30 Agustus 2024 | 16:02 WIB
Dr Yudha Mathan Sakti diapit Dr dr I Gusti Lanang AW selaku Presiden PCI-IOSS dan Dr dr Luthfi Gatam Executive Chairman ISASS AP saat memberi keterangan pers, Jumat (30/08/2024). (SPnews/Fuska SE)

 

Yogyakarta, suarapembaruan.news –  Sebanyak 57 dokter ahli tulang belakang dan instruktur dari 17 negara serta 51 dokter Indonesia menjadi pembicara, sekaligus berbagi informasi dunia bedah tulang belakang terbaru  dalam pertemuan 26th Anniversary of Pedicle Club Indonesia (PCI) - Indonesian Orthopaedic Spine Society (IOSS) Spine Surgery Summit in Conjunction with International Society for the Advancement of Spine Surgery - Asia Pacific (ISASS AP) 2024 di Yogyakarta mulai 28 hingga 31 Agustus 2024.

Organisasi ahli bedah tulang belakang Asia Pacific yang telah berdiri selama 26 tahun tersebut menggelar workshop dan simposium yang dapat berdiri sebagai mercusuar pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi dalam bidang bedah tulang belakang.

Ketua pelaksana kegiatan, dr Yudha Mathan Sakti menyebutkan, kegiatan ini dihadiri oleh 486 peserta yang terdiri dari dokter subspesialis, dokter spesialis, dokter umum serta mahasiswa kedokteran dari seluruh Indonesia dan manca negara.

"Konvensi kali ini menghadirkan 57 dokter ahli tulang belakang sebagai pembicara dan instruktur dari 17 negara serta 51 pembicara Indonesia dengan lebih dari 100 judul materi dan studi kasus yang akan disampaikan dan didiskusikan," kata dr Yudha saat mengelar keterangan pers, Jumat (30/08/2024) di Hotel Tentrem Yogyakarta.

Rangkaian kegiatan 26th Anniversary of PCI-IOSS Spine Surgery Summit in Conjuction with ISASS AP 2024 di Yogyakarta kali ini, merupakan salah satu bentuk kolaborasi erat bersama organisasi spine dunia yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan orthopaedic spine di seluruh Indonesia.

Dikatakan dr Yudha, kegiatan tersebut mencakup dua hari cadaveric workshop (lokakarya bedah mayat) yang diikuti dengan dua hari kegiatan simposium ilmiah.

"Karena banyak peserta dan pembicara dari manca negara, kami ingin lebih memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia dan mengajak peserta kegiatan merasakan kearifan lokal yang dikemas secara modern," jelas dr. Yudha.

Pertemuan ISASS AP 2024, menjadi ajang pembelajaran, pertukaran ide, serta berbagi penelitian dan terobosan terbaru dalam perawatan tulang belakang.

"Kami bersama mewujudkan komitmen dan mendorong batas-batas manajemen tulang belakang, mengeksplorasi teknologi terbaru, teknik bedah, dan pendekatan interdisipliner yang akan mendefinisikan ulang lanskap perawatan tulang belakang di seluruh dunia," ujarnya.

Dikatakan dr Yudha, kemampuan Dokter Ahli Orthopaedic Spine/ Orthopaedi Tulang Belakang di Indonesia saat ini telah sejajar dengan ahli orthopaedic spine di dunia berkat naungan Pedicle Club Indonesia - Indonesian Orthopaedic Spine Society (PCI-IOSS) dan kerjasama dengan organisasi spine lainnya di berbagai negara.

Sementara itu, Dr dr I Gusti Lanang AW selaku Presiden PCI-IOSS dan  Dr dr Luthfi Gatam selaku Executive Chairman ISASS AP yang juga hadir dalam keterangan pers menyebutkan bahwa forum tersebut bisa dijadikan rujukan dalam menghadapi berbagai masalah dibang tulang belakang.

Termasuk di Indonesia, menurut Dr dr Luthfi Gatam dengan kultur yang beragam, termasuk ras dan teknik yang berbeda dalam penangani masalah tulang belakang, dibutuhkan standarisasi. “Karena itu perlu duduk bersama untuk menyamakan persepsi tentang tulang belakang dan untuk Indonesia,” ucapnya.  

Meski dengan keterbatasan alat, bagaimana bisa tetap menjalankan operasi tulang belakang dan bagaimana  kita mau mengadopsi teknologi agat tidak ketinggalan, baik yang sederhana maupun yang terbaru, agar pasien tidak lari ke luar negeri.

Halaman:

Tags

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB