kesehatan

Tekan Persebaran DBD di Wilayah Operasional, Semen Gresik Gelar Sosialisasikan Pencegahan dan Bersih Desa Tegaldowo Rembang

Senin, 18 Maret 2024 | 20:37 WIB
CSR Officer PT Semen Gresik, Sulistyono, menyampaikan sosialisasi pencegahan DBD kepada warga di aula kantor desa Tegaldowo, Kabupaten Rembang

Rembang, suarapembaruan.news – Memasuki musim penghujan, sebagai wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pilar sosial PT Semen Gresik bersama dengan OASE komunitas sosial kemasyarakatan karyawan Semen Gresik, bersinergi dengan UPT Puskesmas Kecamatan Gunem dan pemerintah desa Tegaldowo melaksanakan upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan bersih desa di desa Tegaldowo, Rembang.

Baca Juga: Operasi SAR Pencarian Korban Kecelakaan Kapal Ikan Yuiee Jaya II di Selayar Diperpanjang

Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Dharma Sunyata, menyatakan bahwa selain mencegah perkembangbiakan nyamuk Aides Aigepty, kegiatan ini juga untuk mengedukasi masyarakat desa sekitar perusahaan tentang pentingnya pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Ribuan Mahasiswa Mahasiswi Ikut, Kini Telkomsel Umumkan Best of the Best Talents Program Papua Maluku Digital Bootcamp


Menurutnya, saat musim hujan seperti sekarang ini, melalui TJSL pilar Sosial Semen Gresik berupaya untuk melakukan upaya preventif pencegahan BDB. Bentuk kegiatannya mulai dari sosialisasi pencegahan, bersih desa pemberantasan sarang nyamuk (PSN), pemantauan jentik berkala di rumah warga hingga pembagian 150 kilogram bubuk abate gratis.

Baca Juga: Nana Sudjana Minta Perpanjangan TMC Hingga Penutupan Tanggul Jebol Selesai


“Ini merupakan tindakan preventif dalam mencegah penyakit DBD. Kita sosialisasikan juga pola hidup sehat kepada masyarakat desa agar terhindar dari segala penyakit,” terang Dharma Sunyata pada keterangan pers, Senin (18/3).


Ia berharap dari kegiatan sosialisasi dan upaya pemberantasan sarang nyamuk hingga pembagian Abate ini mampu menekan angka DBD, khususnya di Kecamatan Gunem. Tak hanya itu, harapannya mampu manambah wawasan dan kesadaran masyarakat agar selalu menerapkan pola hidup sehat dalam menjaga lingkungan.

Baca Juga: Saat Arus Mudik, Seluruh Jalan Provinsi di Bengkulu Siap Dilalui Kendaraan Angkutan Lebaran


Sementara itu, Penyuluh Kesehatan Masyarakat UPT Puskesmas Gunem, Siti Khotimahtul Chusna, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan bersih desa ini merupakah langkah yang tepat dalam upaya pencegahan DBD di Tegaldowo.

 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang per bulan Februari 2024, terdapat 20 penderita DBD di desa Tegaldowo, dan satu jiwa yang meninggal dunia.

Baca Juga: Saat Arus Mudik, Seluruh Jalan Provinsi di Bengkulu Siap Dilalui Kendaraan Angkutan Lebaran


“Kami berharap, semoga kegiatan ini terus digalakkan khususnya di wilayah terdampak di kecamatan gunem. Sehingga mampu menekan angka BDB dan penyakit lainnya yang ditimbulkan pada musim penghujan,” ujarnya.*

Tags

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB