BPPW Bengkulu Bangun 2.201 Unit fasilitas MCK di Bengkulu Selatan

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Kamis, 3 Oktober 2024 | 08:06 WIB
Bupati Kepahiang Hidayatullah dan Plt Bupati Bengkulu Selatan, Sisardi menandatangani MoU  kometmen mendukung pembagunan fasilitas air bersih dan MCK.(Foto/Humas Pemprov Bengkulu)
Bupati Kepahiang Hidayatullah dan Plt Bupati Bengkulu Selatan, Sisardi menandatangani MoU kometmen mendukung pembagunan fasilitas air bersih dan MCK.(Foto/Humas Pemprov Bengkulu)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BPPW) Bengkulu, Dendi Kurniadi mengatakan, pihaknya berkometmen untuk pembangunan jaringan perpipaan air bersih di Kabupaten Kepahiang dan fasilitas MCK di Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Kementerian PUPR Kometmen mendukung Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2024 tentang pembangunan saraan air bersih di Kepahiang dan sarana MCk di Bengkulu Selatan, "kata Dendi pada rapat pelaksanaan Inpres No 1 tahun 2024, di Bengkulu, Rabu (2/10/2024).

Ia mengatakan, pembangunan fasilitas air bersih di Kabupaten Kepahiang dan sarana MCK di Bengkulu Selatan bertujuan meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat.

Kementerian PUPR siap mendukung pelaksanaan program ini. Di Kepahiang, akan dibangun jaringan perpipaan sepanjang 6.335 meter dan 287 sambungan rumah. Sementara di Bengkulu Selatan, akan di bangun sebanyak 2.201 fasilitas MCK dengan total anggaran sebesar Rp 48 miliar.

Dijelaskan, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada teknis pembangunan, tapi juga pada dukungan kelembagaan dan partisipasi masyarakat. Tanpa keterlibatan aktif dari kedua elemen tersebut, maka hasil yang diharapkan tidak akan maksimal.

"Kesuksesan program ini tidak hanya dilihat dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari seberapa besar partisipasi masyarakat dan dukungan kelembagaan yang terlibat," tambahnya.

Rapat tersebut ditutup dengan penandatanganan kesepakatan hibah oleh Bupati Kepahiang dan Pjs Bupati Bengkulu Selatan, menegaskan komitmen kuat dari kedua kabupaten dalam mendukung Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2024.

Penandatanganan ini merupakan simbol dukungan penuh daerah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program yang direncanakan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, menyoroti peran krusial pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan infrastruktur air minum dan pengelolaan limbah di wilayah Bengkulu.

Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kementerian PUPR atas alokasi anggaran yang diberikan untuk Kabupaten Kepahiang dan Bengkulu Selatan.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kementerian PUPR yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur air minum dan sanitasi di Kepahiang dan Bengkulu Selatan," ujar Isnan.

Isnan menambahkan, pembangunan fisik hanyalah sebagian dari tantangan. Sosialisasi dan edukasi masyarakat, menurut Isnan, menjadi bagian yang lebih penting dan menantang.

Tantangan terbesar bukan hanya membangun infrastruktur, melainkan juga menanamkan kesadaran dan kebiasaan baru. Proses ini membutuhkan komitmen, waktu, dan pendekatan berkelanjutan agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

"Pembangunan fisik itu relatif lebih mudah. Namun, membangun pemahaman masyarakat agar memanfaatkan infrastruktur yang tersedia dengan baik membutuhkan sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan," demikian Isnan.(SP/Min)

 

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB
X