Wamen Transmigrasi Apresiasi Keberadaan Rumah Sakit di Kawasan KTM Lagita Bengkulu Utara

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Rabu, 10 September 2025 | 19:53 WIB
Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mulyadi didampingi Gubernur dan Wagub Bengkulu, Helmi Hasan-Mian meninjau kawasan terpadu mandiri Lagita di Bengkulu Utara.(Foto/Ist)
Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mulyadi didampingi Gubernur dan Wagub Bengkulu, Helmi Hasan-Mian meninjau kawasan terpadu mandiri Lagita di Bengkulu Utara.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARA PEMBARUAN-Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Lais, Giri Makmur, dan Ketahun (Lagita) di Kabupaten Bengkulu Utara semakin menunjukkan kemandiriannya. Salah satu buktinya adalah hadirnya Rumah Sakit Lagita yang berdiri di Desa Giri Mulya dan Giri Kencana.

Rumah sakit berkapasitas 50 tempat tidur dengan delapan dokter spesialis tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mulyadi, saat melakukan kunjungan pada Selasa (9/9/2025).

“Ini luar biasa, kawasan transmigrasi di Bengkulu sudah mampu memiliki rumah sakit sendiri. Ini bukti bahwa transmigrasi bisa mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Viva Yoga.

Menurutnya, program transmigrasi bukan hanya sekadar memindahkan penduduk dari daerah padat ke wilayah baru, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi.

“Banyak kawasan transmigrasi kini menjadi sentra produksi pangan, termasuk di Bengkulu Utara yang dikenal sebagai salah satu lumbung beras,” jelasnya.

Viva Yoga menambahkan, di Bengkulu Utara terdapat dua lokasi transmigrasi yang menjadi perhatian pemerintah, yakni Pulau Enggano dan kawasan Lagita di Kecamatan Ketahun.

“Untuk memperkuat infrastruktur, Kementerian Transmigrasi mengucurkan bantuan sebesar Rp5,5 miliar di dua lokasi tersebut,” ungkapnya.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih atas kunjungan Wamen Transmigrasi.
Ia menilai keberadaan Rumah Sakit Lagita menjadi wujud nyata keberhasilan program transmigrasi di Bengkulu.

“Ini kebanggaan besar bagi warga transmigrasi di Bengkulu. Pemprov juga akan menyiapkan ambulans gratis bagi warga desa transmigrasi agar semakin mudah mendapatkan layanan kesehatan,” kata Helmi.

Selain itu, Pemprov Bengkulu juga telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan di Kabupaten Bengkulu Utara, termasuk akses jalan menuju kawasan transmigrasi. Infrastruktur jalan, menurut Helmi, menjadi perhatian utama yang harus segera dibenahi.

“Pemprov sudah menganggarkan pembangunan jalan di Kabupaten Bengkulu Utara senilai Rp 44 miliar untuk tahun ini, dan akan terus ditingkatkan pada tahun depan hingga semua jalan menjadi mulus,” tambah Helmi Hasan.

 

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB
X