Ramadan, BPOM Bengkulu Awasi Ketat Produk Bahan Pangan Dijual Masyarakat

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 12:35 WIB
Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram.(Foto-Istimewa)
Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram.(Foto-Istimewa)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Untuk mengantisipasi peredaran produk pangan tidak memenuhi standar kualitas, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu akan melakukan pengawasan intensif terhadap produk pangan pada Ramadan di wilayah ini.

Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, di Bengkulu, Sabtu (22/2/2025) mengatakan, pengawasan akan dilakukan secara mandiri oleh BPOM Bengkulu dan terpadu bersama lintas sektor terkait di wilayah ini.

"Fokus pengawasan kita pada bulan Ramadan hingga Idulfitri 1446 Hijriyah pada pangan olahan untuk memastikan produk yang beredar aman dikonsumsi dan bermutu," ujarnya.

Baca Juga: Heryandi Roni Akhiri Pengabdian di Bengkulu Tengah Selama 2,5 Tahun

Meskipun masih anggaran masih dalam proses kalkulasi, tapi BPOM Bengkulu tetap melakukan pengawasan bahan pangan pada bulan Ramadan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Hal ini dilakukan agar bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat selama bulan Ramadan dalam keadaan aman dan kualitasnya terjamin.

Sedangkan pengawasan difokuskan pada produk pangan olahan yang tidak memiliki izin edar (TIE), kedaluwarsa, rusak, serta fasilitas peredaran pangan. Tujuannya adalah untuk mencegah beredarnya produk-produk yang tidak memenuhi ketentuan.

"Kami akan memeriksa tanggal kedaluwarsa, kondisi kemasan, dan penyimpanan produk pangan. Selain itu, pada sore hari, kami akan memantau aneka makanan takjil yang dijual untuk memastikan tidak mengandung bahan berbahaya," jelas Yogi.

Baca Juga: DPRD Gelar Paripurna Sertijab Gubernur dan Wakil Gubernur, Helmi-Mian Resmi Pimpin Bengkulu

Upaya intensifikasi pengawasan ini diharapkan dapat memberikan manfaat, seperti meningkatkan keamanan pangan, melindungi masyarakat dari makanan berbahaya, meningkatkan kualitas makanan, serta mencegah penipuan dan ketidaksesuaian dalam label dan kemasan makanan.

Seperti diketahui setiap bulan Ramadan berbagai jenis makanan dan minuman takjil untuk berbuka puasa ramai dijual masyarakat baik dipasar beduk maupun di lapak-lapak yang tersebar di Bengkulu.

Bahkan, di pasar beduk dan lapak-lapak tersebar di Kota Bengkulu tidak hanya menjual eneka ragam makanan dan minuman takjil, tapi menjual lauk pauk. Kegiatan ini terjadi setiap bulan Ramandan.(*)

 

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB
X