kalam

Selama Ramadhan Pengeras Suara Masjid Harus Diatur

Minggu, 10 Maret 2024 | 16:59 WIB
JK melantik pengurus baru masjid Al Markaz Periode 2024-2029 di Al Markaz Makassar, Minggu, 10 Maret 2024. (Foto RG)

DMI Sejak Lama Keluarkan Peringatan

Makassar.Suarapembaruan.news- Kebijakan Kementerian Agama terkait aturan penggunaan soundsystem atau pengeras suara di masjid selama bulan Ramadhan, diapresiasi oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat.

Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla (JK) mengatakan, ketentuan penggunaan pengeras suara masjid itu sudah disuarakan oleh DMI sejak lama.

“Sejak dulu kami di DMI itu mengharapkan dan mengatur bahwa soundsystem itu tidak perlu terlalu banyak,” kata JK kepada wartawan usai melantik pengurus baru mesjid Al Markaz Periode 2024-2029 di Mesjid Al Markaz Makassar, Minggu, 10 Maret 2024.

DMI sudah lama mengeluarkan aturan terhadap seluruh masjid yang berada di bawah organisasi tersebut. Seperti saat melantunkan adzan, pengajian awal atau tahrim bahkan saat menyampaikan ibadah.

“Aturan itu berlaku saat adzan, pengajian awal itu 5-10 menit saja tidak boleh lebih,” tambah Ketua PMI pusat JK.

Bagi JK, tujuan pentingnya mengatur speaker masjid tidak lain karena kesyahduan. “Ibadah itu syahdu. Kalau terlalu besar suaranya, kemudian terdengar dari seluruh masjid dan berhadapan. Jadi seperti bersaing,” ujarnya lagi.

Demikian halnya saat menyampaikan ceramah atau tauziah, suara yang keras justru tidak terdengar baik. “Suaranya justru tidak bisa dipahami dan kalau terlalu keras jangan-jangan orang tidak mau ke masjid lagi,”  tutup JK. (SP.news/MK Said)

Terkini

Ketika Adab Runtuh, Negeri Tinggal Nama

Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:04 WIB

Allah Selalu Menjagamu Setiap Desah Nafasmu

Kamis, 18 September 2025 | 07:33 WIB

Allah Mencintai Hamba yang Terus Berbuat Baik

Rabu, 17 September 2025 | 07:46 WIB

Ketika Kesabaran Menjadi Jalan Hidayah

Jumat, 23 Mei 2025 | 15:07 WIB

Husniah Lepas 599 Jemaah Calon Haji Gowa

Jumat, 25 April 2025 | 13:46 WIB