kalam

Umat Kristen di Seluruh Dunia Rayakan Misteri Penebusan

Rabu, 16 April 2025 | 09:14 WIB
ilustrasi Pekan Suci 2025.

Orang Kristen mengenang Jumat Agung sebagai hari Yesus disalibkan dan mati. Ini adalah hari yang paling muram dalam kalender Kristen. Pada Jumat Agung, orang Kristen menjauhkan diri dari daging atau menahan diri dari makanan sama sekali. Penganut Katolik sering membuat Jalan Salib (Tablo) pada hari Jumat Agung.Baca Juga: Pemprov Bengkulu Tetapkan Harga Pembelian TBS Sawit di Pabrik CPO Rp 3.143/Kg

Triduum

Bagi umat Katolik dan beberapa orang Kristen aliran lain, Triduum adalah periode tiga hari menandai kematian dan penguburan Yesus. Ini dimulai pada hari Kamis Putih dan berakhir saat Paskah dimulai.

Pascha

‘Pascha’ adalah kata Yunani untuk hari raya orang Yahudi. Dengan munculnya agama Kristen, Pascha menjadi kata Yunani dan Latin untuk kata Paskah. Penganut Kristen Ortodoks Timur saat ini masih menggunakan kata Pascha untuk mengacu pada Paskah, bahkan di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris.Baca Juga: Mantan Gubernur Rohidin Mersyah Segera Jalani Persidangan di PN Tipikor Bengkulu Terkait OTT KPK

Paskah

Paskah adalah hari Raya umat Kristen yang paling penting, bahkan melampaui Natal. Hari ini dikenang sebagai Puncak Keselamatan dimana Yesus bangkit dari antara orang mati mengalahkan kuasa maut.

Paskah melambangkan pengampunan, kelahiran kembali, dan kekuasaan Allah yang menyelamatkan. Umat Kristen melihat hari ini sebagai kemenangan atas dosa, kematian, dan semua kekuatan yang merusak dalam kehidupan masyarakat.Baca Juga: Bupati Bengkulu Tengah Siapkan Mobil Dinas Innova Zenix Untuk Layani Pernikahan Warganya

Pekan Suci tidak hanya menjadi tradisi religius, tetapi juga pengingat akan nilai pengorbanan, kasih, dan harapan bagi umat beriman.

Tahun Yubileum

Bagi Gereja Katolik, rangkaian Pekan Suci pada tahun ini juga bersamaan dengan Tahun Yubelium yang pada tahun ini bertema Peziarah Pengharapan.Baca Juga: Pemprov Bengkulu Tetapkan Harga Pembelian TBS Sawit di Pabrik CPO Rp 3.143/Kg

Tahun Yubileum adalah tahun pengampunan dosa, rekonsiliasi, pertobatan, dan penebusan dosa sakramental . Sejak tahun 1450, Tahun Yubelium biasa telah dirayakan setiap 25 tahun di Gereja Katolik, meskipun ada juga Tahun Yubelium Luar Biasa.

Tahun Yubileum atau biasa disebut Tahun Suci merupakan salah satu perayaan besar umat katolik yang paling dinantikan. Baca Juga: Mantan Gubernur Rohidin Mersyah Segera Jalani Persidangan di PN Tipikor Bengkulu Terkait OTT KPK

Bagaimana tidak? tahun ini pintu suci akan dibuka, yang lazimnya dibuka 25 tahun sekali. Tahun ini juga menjadi tahun pengampunan dosa, pembebasan dan juga tahun pembaharuan diri, dimana sebenarnya tahun ini bertujuan untuk mendorong kita hidup lebih kudus.

Tahun Yubileum itu sendiri ada 2 diantaranya tahun Yubileum Biasa dan Luar Biasa. Dimana tahun Yubileum Biasa itu diadakan 25 tahun sekali sejak tahun 1450. Sedangkan tahun Yubileum Luar Biasa diadakan terakhir tahun 2016 dengan tema Kerahiman Bapa, yang dikutip dari The Holly See – Vatican.Baca Juga: Polda Jateng Tangkap dan Patsuskan Tiga Petugas Penjaga Rutan Mapolda

Halaman:

Tags

Terkini

Ketika Adab Runtuh, Negeri Tinggal Nama

Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:04 WIB

Allah Selalu Menjagamu Setiap Desah Nafasmu

Kamis, 18 September 2025 | 07:33 WIB

Allah Mencintai Hamba yang Terus Berbuat Baik

Rabu, 17 September 2025 | 07:46 WIB

Ketika Kesabaran Menjadi Jalan Hidayah

Jumat, 23 Mei 2025 | 15:07 WIB

Husniah Lepas 599 Jemaah Calon Haji Gowa

Jumat, 25 April 2025 | 13:46 WIB