Praeses HKBP Distrik XXV Jambi : Umat Kristen Harus Bisa Menjadi Inspirator Kehidupan

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Jumat, 29 Maret 2024 | 16:08 WIB
Jemaat yang mengikuti ibadah perayaan Jumat Agung di Gereja HKBP Kotabaru Jambi, Jumat (29/3/2024) siang. (SPnews/Rds).
Jemaat yang mengikuti ibadah perayaan Jumat Agung di Gereja HKBP Kotabaru Jambi, Jumat (29/3/2024) siang. (SPnews/Rds).

Jambi, Suarapembaruan.news – Umat Kristen harus bisa menjadi inspirator kehidupan di mana pun berada. Kehadiran umat Kristen harus bisa memberi inspirasi dan motivasi bagi setiap orang dan masyarakat untuk menemukan solusi menghadapi berbagai persoalan kehidupan yang cenderung semakin kompleks dan rumit.

Hal tersebut diungkapkan Praeses (Pimpinan) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXV Provinsi Jambi, Pdt Handry Lumban Tobing, STh pada ibadah perayaan wafatnya Yesus Kristus (Jumat Agung) di HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Jumat (29/3/2024) siang

Jambi, Suarapembaruan.news – Umat Kristen harus bisa menjadi inspirator kehidupan di mana pun berada. Kehadiran umat Kristen harus bisa memberi inspirasi dan motivasi bagi setiap orang dan masyarakat untuk menemukan solusi menghadapi berbagai persoalan kehidupan yang cenderung semakin kompleks dan rumit.

Hal tersebut diungkapkan Praeses (Pimpinan) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXV Provinsi Jambi, Pdt Handry Lumban Tobing, STh pada ibadah perayaan wafatnya Yesus Kristus (Jumat Agung) di HKBP Kotabaru, Kota Jambi, Jumat (29/3/2024) siang Ibadah perayaan Jumat Agung tersebut dihadiri sekitar 2.000 orang warga jemaat HKBP se-Resort Jambi.

Menurut Pdt Handry Lumban Tobing, STh, umat Kristen, khususnya warga HKBP di Jambi hendaknya menjadikan peringatan Jumat Agung menjadi momentum menebar kebaikan kepada sesama seperti dilakukan Yesus Kristus menyelamatkan manusia. Kematian Yesus Kristus di kayu salib merupakan sebuah pengorbanan besar demi memebebaskan manusia dari kungkungan dosa.

Melalui pengorbanan Yesus Kristus tersebut, umat Kristen kini bisa langsung mohon pengampunan dosa kepada Tuhan Allah, tidak lagi harus melalui imam-imam seperti dilakukan bangsa Jahudi sebelum kehadiran Yesus Kristus.

“Untuk itu, umat Kristen harus bisa menjadi teladan menebar kebaikan dalam hidupnya, bukan malah menjadi penebar kebencian. Jadikanlah dirimu sebagai inspirasi dan motivasi bagi orang lain untuk menggapai kehidupan yang lebih baik dan penuh suka cita,”katanya.

Pdt Handry Lumban Tobing, STh lebih lanjut mengatakan, sebagai orang yang sudah diampuni dari dosa-dosa dan kesalahan, tentunya umat Kristen juga harus senantiasa bisa menjadi inspirasi dan pemberi semangat (motivator) bagi orang lain. Hal itu penting agar orang yang semangatnya lemah menghadapi berbagai persoalan hidup tidak mudah berputus asa.

Semangat Menolong

Menurut Pdt Handry Lumban Tobing, STh, pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib hendaknya bisa menjadi teladan bagi umat Kristen meningkatkan semangat menolong orang lain yang serba kesusahan. Kemudian sebagai orang yang sudah dibebaskan dari kesalahan, umat Kristen juga harus bisa memberikan inspirasi dan semangat bagi setiap orang maupun masyarakat menghadapi berbagai pergumulan hidup.

“Selain itu, umat Kristen yang sudah mendapatkan pengampunan dan jaminan keselamatan hidup kekal melalui pengorbanan Yesus Kristus juga harus mampu membangkitkan pengharapan dan suka cita bagi orang-orang yang masih lemah semangat dan daya juang hidupnya. Jadi, sebagai orang yang telah diselamatkan Yesus Kristus, kita jangan sampai mematahkan semangat orang lain, sehingga orang tersebut menjadi putus asa,”ujarnya.

Pdt Handry Lumban Tobing, STh juga mengharapkan umat Kristen meningkatkan persekutuan dengan sesame dan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar di mana pun berada. Melalui sosialisasi (hidup bermasyarakat) tersebut, umat Kristen dapat mendorong masyarakat lebih bersatu padu, penuh semangat mengatasi berbagai masalah kehidupan guna mewujudkan kesejahteraan mereka.

“Kemudian persekutuan dan sosialisasi tersebut juga penting membangun karakter kita menjadi sosok atau orang yang tangguh dan tidak kenal kata putus asa menghadapi betapa berat pun pergumulan hidup ini,”katanya.

Aman

Halaman:

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

Ketika Adab Runtuh, Negeri Tinggal Nama

Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:04 WIB

Allah Selalu Menjagamu Setiap Desah Nafasmu

Kamis, 18 September 2025 | 07:33 WIB

Allah Mencintai Hamba yang Terus Berbuat Baik

Rabu, 17 September 2025 | 07:46 WIB

Ketika Kesabaran Menjadi Jalan Hidayah

Jumat, 23 Mei 2025 | 15:07 WIB

Husniah Lepas 599 Jemaah Calon Haji Gowa

Jumat, 25 April 2025 | 13:46 WIB
X