Gila! Tiga Desa di India Kena Wabah Rambut Rontok Sampai Botak hanya dalam 3 Hari, Apa Penyebabnya?

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 17 Januari 2025 | 16:42 WIB
Ilustrasi rambut rontok seperti yang terjadi di India secara ekstrem (Freepik)
Ilustrasi rambut rontok seperti yang terjadi di India secara ekstrem (Freepik)

SUARA PEMBARUAN - Fenomena aneh tengah melanda tiga desa di distrik Buldhana, Maharashtra, India.

Dalam waktu singkat, warga di desa Borgaon, Kalwad, dan Hingna mengalami kerontokan rambut ekstrem yang menyebabkan kebotakan hanya dalam hitungan hari.Baca Juga: Luar Biasa! Skor ESG PGN Melesat ke 20,2, Komitmen Kuat Menuju Net Zero Emission

Kejadian ini memengaruhi pria, wanita, bahkan anak-anak, dan membuat penduduk setempat panik.

Menurut laporan Economic Times, rambut penduduk di desa tersebut rontok dengan mudah, bahkan hanya dengan tarikan lembut.

Akibatnya, bercak-bercak kebotakan terlihat jelas di kepala mereka.Baca Juga: Libur Panjang Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek, Ini yang Dilakukan Pertamina Patra Niaga RJBT!

Sementara itu, Times of India melaporkan bahwa lebih dari 150 orang telah terdampak, dan sekitar 400 orang lainnya di 15 desa di wilayah Shegaon mulai merasakan gejala serupa.

Fenomena ini diawali dengan rasa gatal di kulit kepala, yang kemudian diikuti kerontokan rambut secara masif.

Dugaan Penyebab Kerontokan Rambut

Departemen Kesehatan Maharashtra dengan sigap memulai penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab wabah ini.Baca Juga: DKPP Kota Bengkulu Belum Temukan Ternak Warga Terjangkit Virus PMK

Dr. Deepali Rahekar, petugas kesehatan di Shegaon, menduga bahwa kondisi ini mungkin berkaitan dengan air yang terkontaminasi.

"Hal ini dapat terjadi karena air yang tercemar. Kami telah mengumpulkan sampel dan akan mengujinya untuk mencapai kesimpulan," ujar Dr. Rahekar.

Tim kesehatan menemukan bahwa sekitar 50 orang di desa-desa terdampak mengalami gejala serupa.Baca Juga: Dinas P3APPKB Seluma-Pengadilan Agama Tais Jalin Kerja Sama Perlindungan Anak dan Cegah Nikah Muda

Mereka khawatir jumlah korban akan terus meningkat, sehingga tindakan cepat sedang dilakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Sampel air dari wilayah tersebut telah dikirim untuk diuji guna mendeteksi kemungkinan keberadaan polutan seperti logam berat atau residu pupuk, yang mungkin berkontribusi pada kerontokan rambut ini.Baca Juga: BPBD Tambah Puluhan Rambu Evakuasi dan Sirene Tsunami di Kota Bengkulu

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X