Bayang Gencatan Senjata di Kairo: Diplomasi Gaza di Persimpangan Trump, Israel, dan Hamas

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 6 Oktober 2025 | 21:47 WIB
Menyoroti perundingan damai di wilayah konflik Gaza, Palestina melalui rencana AS terkait pelucutan senjata yang melibatkan Israel dan Hamas. (Instagram.com/@b.netanyahu)
Menyoroti perundingan damai di wilayah konflik Gaza, Palestina melalui rencana AS terkait pelucutan senjata yang melibatkan Israel dan Hamas. (Instagram.com/@b.netanyahu)

Hamas: “Kami Tidak Tunduk pada Agenda AS”

Sementara dunia menantikan tanda-tanda perdamaian, Hamas justru mengambil sikap tegas menjauh dari skema yang diajukan Amerika Serikat. Pejabat senior Hamas, Taher Al Nounou, menolak klaim bahwa kelompoknya ikut menyusun rencana damai tersebut.

“Kami bukan bagian dari negosiasi atau rancangan rencana Amerika,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Middle East Monitor.

Ia menegaskan bahwa pembebasan sandera hanya dapat terjadi bila perang benar-benar dihentikan dan pendudukan Israel di Gaza berakhir total.
“Senjata perlawanan adalah bagian dari perjuangan untuk mendirikan negara Palestina,” tegasnya.

Meski begitu, Hamas menyatakan bersedia menelaah rencana damai yang digagas AS jika di dalamnya terdapat upaya yang benar-benar melindungi hak dan kepentingan rakyat Palestina.

Untuk saat ini, dunia menanti hasil dari diplomasi di Kairo—apakah perundingan ini akan membuka jalan menuju perdamaian di Gaza, atau justru menegaskan bahwa konflik berkepanjangan masih belum menemukan titik temu. *

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X