Jokowi Diperiksa Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Klarifikasi Tidak Perintahkan Kader PSI Unggah Dokumen

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 24 Juli 2025 | 06:04 WIB
Jokowi saat hadir dalam acara HUT Pertambangan yang digelar di Jakarta, 10 Oktober 2024. (Instagram/jokowi)
Jokowi saat hadir dalam acara HUT Pertambangan yang digelar di Jakarta, 10 Oktober 2024. (Instagram/jokowi)

Solo, SUARA PEMBARUAN – Presiden Joko Widodo menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya di Markas Polresta Solo, Rabu (23/7/2025), terkait laporan dugaan penggunaan ijazah palsu.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung sekitar tiga jam, Jokowi mendapat total 45 pertanyaan dari tim penyidik. Dari jumlah itu, 10 merupakan pertanyaan baru, sementara sisanya merupakan klarifikasi dari pemeriksaan sebelumnya.

“Saya menjawab semua sesuai fakta dan apa yang saya ketahui,” ungkap Jokowi kepada awak media usai pemeriksaan.

Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah soal unggahan foto ijazah milik Jokowi yang dibagikan oleh Dian Sandi Utama, kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), di platform media sosial X (dulu dikenal sebagai Twitter). Jokowi menyatakan bahwa pertemuannya dengan Dian Sandi hanya dalam konteks silaturahmi di rumah, dan yang bersangkutan juga telah meminta maaf atas unggahan tersebut.

“Saya sampaikan bahwa saya tidak pernah memerintahkan dia untuk mengunggah ijazah itu ke media sosial,” tegas Jokowi.

Selain itu, penyidik turut menanyakan tentang dosen pembimbing akademiknya semasa kuliah. Jokowi menjelaskan bahwa Ir. Kasmudjo merupakan dosen pembimbingnya, namun untuk skripsi, dosen pembimbingnya adalah Prof. Dr. Ir. Ahmad Sumitro.

“Ini saya klarifikasi agar tidak ada kebingungan,” pungkasnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X