Polisi Telusuri Dugaan Pergeseran Arah CCTV dalam Kematian Diplomat Arya Daru

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 12 Juli 2025 | 15:26 WIB

 


Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Kepolisian Daerah Metro Jaya kini menyelidiki kemungkinan adanya perubahan arah kamera pengawas (CCTV) di tempat tinggal Arya Daru Pangayunan, diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Kecurigaan muncul setelah beredar dua rekaman CCTV dari lokasi kejadian yang menunjukkan sudut pandang berbeda. Dalam rekaman pertama, tampak jelas seorang penjaga kos mencoba membuka pintu dan jendela kamar Arya secara paksa, dengan posisi kamera menangkap kedua objek tersebut secara langsung.

Namun, dalam rekaman kedua yang merekam aktivitas Arya pada malam sebelum ia ditemukan meninggal, posisi kamera berubah. Dalam video itu, hanya terlihat Arya keluar-masuk kamar, sementara jendela dan pintu tidak terekam seperti pada video sebelumnya.

Menanggapi pertanyaan publik mengenai kemungkinan perubahan sudut kamera, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa pihaknya akan memverifikasi hal tersebut kepada tim penyidik.

"Nanti akan kami pastikan ke penyelidik ya," ujarnya saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya pada Jumat, 11 Juli 2025.

Ade Ary menegaskan bahwa tim akan menggunakan segala data dan alat yang tersedia, termasuk pemeriksaan laboratorium, untuk mengungkap penyebab pasti kematian Arya.

"Yang jelas, untuk mengungkap fakta itu nanti segala macam alat, data, yang diperlukan itu akan dicari, didalami, termasuk dilakukan pemeriksaan secara laboratoris," imbuhnya.

Diketahui, Arya ditemukan dalam keadaan mengenaskan di kamar kosnya pada Selasa, 8 Juli 2025 pukul 08.30 WIB. Wajahnya dililit lakban, namun hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik. Barang-barang pribadinya juga ditemukan lengkap, sehingga motif perampokan sementara dikesampingkan.

Sampai saat ini, pihak kepolisian belum menyimpulkan adanya unsur pembunuhan. Sementara itu, keterangan dari sang istri menyebut Arya memiliki riwayat penyakit GERD dan kolesterol, yang kini turut menjadi bagian dari penyelidikan medis dalam menentukan penyebab kematiannya.*

 

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X