Dadan juga menyebutkan bahwa pagu bahan baku di beberapa wilayah berbeda-beda sesuai indeks kemahalan daerah.
“Misalnya Papua, Puncak Jaya Rp59.717 dan lain-lain. Penggunaan anggaran bahan baku ini sifatnya at cost. Kalau kelebihan akan dikembalikan, kalau kekurangan akan ditambah,” katanya.Baca Juga: Bupati Bengkulu Tengah Safari Ramadan Perdana di Desa Srikuncoro
Untuk memastikan program ini berjalan dengan baik, Dadan mengungkap bahwa Badan Gizi Nasional telah meminta bimbingan dari KPK terkait pengelolaan anggaran dan transparansi pelaksanaan program MBG.Baca Juga: Lapor Pak Bupati, Wabah Masyarakat Kaur Sampaikan Aspirasi dan Keluhan ke Bupati-Wabup
“Seperti yang sudah diketahui bahwa program Makan Bergizi Gratis, selain program utama, juga memiliki anggaran yang cukup besar dan pelaksanaan juga sangat masif, sehingga kami membutuhkan bimbingan-bimbingan, pendampingan-pendampingan, dari berbagai pihak, termasuk KPK,” kata Dadan dalam pertemuannya di gedung KPK, Rabu 5 Maret 2025.
KPK berharap temuan ini dapat segera ditindaklanjuti dan pemerintah memastikan bahwa program MBG benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.*
Artikel Terkait
FKUB Papua Dukung Program MBG, Hanya Saja?
Program Prioritas Khofifah, Dukung MBG, Rumah Murah Hingga Ketahanan Pangan
Suksekan MBG, Masyarakat Bengkulu Tengah DimitaDukung Program Perkarangan Pangan Lestari
MBG Tetap Dilaksanakan saat Ramadhan, Kepala BGN: Ada Menu Telur Rebus dan Kolak
Penanganan Stunting dan Gizi Buruk di Bengkulu Gaspol Lewat Program MBG