Oleh sebab itu, Hanif menekankan pentingnya mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menerapkan satu kebijakan.
"Itu kenapa skenario terbaik dari implementasi PPN 12 persen ini menjadi sangat penting. Memastikan agar upaya menaikan pendapatan itu jangan sampai menimbulkan ketidakstabilan sosial di masyarakat," tandasnya.*
Artikel Terkait
Genjot PAD, Kepatuhan Wajib Pajak Jadi Indikator Kinerja Camat
Kadin Kota Semarang Dukung Agustina dan Iswar, Berharap Mampu Atasi Inflasi dan Pajak
Pemprov Jatim Kembali Berlakukan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah, Pemprov Bengkulu Tingkatkan dengan Pemkab dan Pemkot
Realisasi Penerimaan Pajak Hiburan Kota Bengkulu Capai Rp 4,7 Miliar