GEKRAFS Bengkulu Resmi Dilantik, Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Perekonomian Daerah

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Selasa, 16 Juni 2026 | 17:37 WIB
Pengurus Deqan Pimpinan Cabang Ekonomi Kreatif Kabupaten dan Kota se- Provinsi Bengkulu dilantik. (Foto/Ist)
Pengurus Deqan Pimpinan Cabang Ekonomi Kreatif Kabupaten dan Kota se- Provinsi Bengkulu dilantik. (Foto/Ist)

 

Bengkulu,SUARA PEMBARUAN– Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif (GEKRAFS) kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu resmi dilantik dalam rangkaian Seminar Ekonomi Kreatif bertema “Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Stabilitas Perekonomian Daerah” di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus pusat GEKRAFS, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu, para bupati dan wali kota atau perwakilan, tokoh pendidikan, akademisi, pelaku ekonomi kreatif, komunitas, serta mitra strategis.

Gubernur Bengkulu yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, RA Denni, mengatakan ekonomi kreatif telah terbukti menjadi sektor yang tangguh, adaptif, dan mampu menciptakan berbagai peluang baru di tengah dinamika ekonomi global.

“Ekonomi kreatif tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi, memperkuat identitas budaya, serta meningkatkan daya saing daerah,” ujar Denni.

Menurutnya, Bengkulu memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif, mulai dari sektor kuliner, kriya, fesyen, seni pertunjukan, fotografi, desain komunikasi visual, aplikasi digital, hingga pariwisata berbasis budaya.

Kehadiran GEKRAFS diharapkan dapat menjadi jembatan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, media, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Selain itu, kepengurusan GEKRAFS yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya pelaku ekonomi kreatif baru, mendorong digitalisasi dan transformasi usaha kreatif, memperluas akses pasar produk kreatif Bengkulu hingga tingkat nasional dan internasional, serta membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak.

Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui berbagai program pemberdayaan, pelatihan, promosi, dan

penguatan ekosistem usaha kreatif.
Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran GEKRAFS sebagai rumah besar bagi para pelaku ekonomi kreatif di Bengkulu yang aktif, inovatif, inklusif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian GEKRAFS Pusat, Erwin Soerjadi, Ketua DPW GEKRAFS Bengkulu, M. Ihsan Sobari, serta seluruh Ketua DPC GEKRAFS kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Seminar ekonomi kreatif yang menjadi rangkaian acara juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Yayasan Dehasen, Bando Amin C. Kader, Ketua HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, dan sejarawan Asep Kambali. Para narasumber membahas berbagai strategi penguatan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X