IFG Akhiri Program Kindness to Progress 2025, Tinggalkan Warisan Dampak Nyata bagi Desa Ngabab

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 17:40 WIB

Malang, SUARA PEMBARUAN – Indonesia Financial Group (IFG), BUMN holding di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi di bawah Danantara Indonesia, resmi menutup rangkaian Program Kindness to Progress Vol. 4 di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Acara puncak ini dihadiri oleh Kepala Divisi Pembelajaran dan Budaya Perusahaan IFG Mora Nasution, Pemimpin Cabang Malang Askrindo Debby Cahyo Wicaksana, Pemimpin Cabang Malang Jamkrindo Andikaputra Nursantio, Camat Pujon Indra Gunawan, serta Kepala Desa Ngabab Amin Afandi.

Sejak pertama kali digelar, Kindness to Progress menjadi program tahunan IFG yang memadukan budaya perusahaan dengan aksi sosial nyata di masyarakat. Empat tahun pelaksanaannya telah memperlihatkan kontribusi nyata insan IFG dalam mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045 serta penerapan nilai inti AKHLAK.

Untuk edisi 2025, sebanyak 25 Kindness Rangers—pegawai IFG terpilih dari induk dan anak perusahaan—menjalankan empat proyek sosial di Desa Ngabab, yakni MEKAR (Melek Literasi dan Edukasi Parenting), GEMA NGABAB (Gerakan Meningkatkan Bisnis UMKM Hortikultura), BANGKIT (Batik Ngabab Kreatif dan Inovatif), dan BERLIAN (Belajar Bijak Lindungi Anak dari Paparan Digital).

Direktur SDM IFG, Rizal Ariansyah, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan wadah bagi karyawan untuk menghidupkan nilai AKHLAK sekaligus belajar langsung dari desa mengenai kemandirian dan potensi lokal.

Dalam acara penutupan di Balai Desa Ngabab, IFG bersama Askrindo dan Jamkrindo juga menyerahkan bantuan TJSL berupa peralatan usaha bagi peternak, UMKM, serta perajin batik. Selain itu, mereka meluncurkan program lingkungan berupa pembangunan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Desa Ngabab disertai pelatihan, pendampingan manajemen sampah, pembuatan eco-enzyme, hingga pemberian mesin kompos.

Camat Pujon, Indra Gunawan, memberikan apresiasi atas kontribusi IFG. Menurutnya, program ini tidak hanya memberi manfaat langsung, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi masyarakat desa dalam mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan.

Sejak 2022, Kindness to Progress telah hadir di Magelang dan Bandung Barat dengan menjangkau 3.681 penerima manfaat dan mencatat skor Social Return on Investment (SROI) sebesar 4,99. Tahun ini, IFG berharap capaian tersebut semakin meluas dengan dampak sosial yang berkesinambungan.

“Kindness to Progress adalah ruang pembelajaran sekaligus wujud komitmen IFG untuk memastikan setiap langkah memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Dampak program juga terus kami ukur agar semakin relevan dan berkelanjutan,” tutup Rizal.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X