SEBUAH kisah klasik tentang kelahiran Batara Gana atau Dewa Ganesha dalam versi Keraton Yogyakarta “Gana Kalajaya” dipentaskan pada Sabtu (25/9/2021), 19.00-22.30 WIB, dalam lakon wayang orang (Wayang Wong-Jawa), sebagai upaya berkelanjutan promosi pariwisata Indonesia kepada masyarakat India dan dunia.
Kolaborasi Konsulat Jenderal RI di Mumbai berkolaborasi dengan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang bisa dinikmati secara virtual di kanal YouTube Keraton Yogyakarta itu, sekaligus mengangkat kemiripan serta keunikan cultural heritage yang dimiliki oleh Indonesia dan India.
Gana Kalajaya, berkisah tentang Dewa Ganesha, anak dari Dewa Siwa dan Dewi Uma atau disebut pula Dewi Parwati dengan bentuk tubuh manusia berkepala gajah.
Dewa Ganesha memiliki kesaktian serta gading yang kuat dan karena jasanya menaklukan raja raksasa Prabu Nilaudraka, Ganesha diangkat sebagai salah satu dewa di kahyangan dengan gelar Batara Gana.
Wayang Wong Gana Kalajaya ini merupakan karya spesial dari Yasan Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan cerita Gana Kalajaya dipilih karena sesuai dengan suasana perayaan Festival Ganesh Chaturthi di Mumbai India. (FSE)