Satu Band Lawas Jogja Rilis Ulang "Kenangan Menyakitkan" Versi Baru

Photo Author
Philipus Anton, Suara Pembaruan
- Kamis, 25 September 2025 | 22:06 WIB
SOPHIE, salah satu grup band lawas asal Jogja, merilis ulang lagu "Kenangan Menyakitkan"  (ist)
SOPHIE, salah satu grup band lawas asal Jogja, merilis ulang lagu "Kenangan Menyakitkan" (ist)

 

Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN - Dalam gebrakan mengejutkannya, SOPHIE, salah satu grup band lawas asal Jogja, merilis ulang lagu "Kenangan Menyakitkan" dengan aransemen baru yang lebih modern dan segar. Lagu yang pertama kali dirilis pada 2004 ini sempat menjadi tembang andalan anak-anak muda pada eranya dan kerap berkumandang di berbagai radio, kini hadir dalam balutan aransemen baru yang lebih segar dan modern. Meski liriknya tetap utuh, nuansa musikalnya mengalami transformasi yang signifikan. “Kami mencoba menyesuaikan dengan vibes dan selera anak muda zaman sekarang, tentunya tanpa mengubah karakter kami sebelumnya,” ujar Hendra Mahe, vokalis sekaligus pendiri Sophie.

Dengan nuansa baru yang lebih segar dan modern, ‘Kenangan Menyakitkan’ tetap bercerita tentang harapan yang tak pernah sampai—tentang seseorang yang menunggu, namun akhirnya harus menerima kenyataan pahit. “Kami ingin pendengar menyelami lagi rasa berharap yang sakitnya ternyata sangat menyayat hati”. Tapi pesannya adalah jadilah orang baru dengan energi baru agar bisa melanjutkan hidup," kata Dodhi Wijayanto, bassis SOPHIE. Single 'Kenangan Menyakitkan' versi terbaru ini dibantu penuh oleh Ijham Widian dari Polarity Records, label musik yang menaungi SOPHIE saat ini. Proses penggarapan aransemen baru dibantu penuh oleh Tomo Widayat (Newdays, Tembang Gula, Danger Stranger) sebagai music producer.

Kembalinya Sophie bukan sekadar reuni atau pengulangan masa lalu. Mereka menegaskan bahwa ini adalah langkah serius untuk kembali berkarya dan beradaptasi dengan lanskap musik yang telah berubah drastis. “Kami sadar, industri musik sekarang sangat berbeda dengan kondisi kami 20 tahun lalu. Mau tidak mau, kami harus menyesuaikan diri agar karya Sophie bisa dinikmati lebih luas,” kata Ferry Kurniawan, kibordis Sophie.

Meski sempat vakum sejak 2012, SOPHIE tak pernah benar-benar bubar. Mereka tetap menjaga semangat bermusik sebagai bentuk merawat persahabatan dan kewarasan di usia yang tak lagi muda. “Kami tak pernah bisa lepas dari musik. Itu cukup menjadi syarat mutlak kenapa SOPHIE harus tetap dijaga dan tetap hidup,” tegas Hendra.

Sophie dibentuk pada 17 Mei 2002 di Yogyakarta. Dengan aransemen melankolis dan lirik yang jujur, mereka menjadi salah satu ikon musik indie pop Jogja. Mini album perdana mereka, First Aid Kit for Your Love (2003), diikuti oleh album penuh Philosophie (2004) yang melahirkan lagu-lagu seperti ‘Pejuang Asmara’, ‘Jangan Tinggalkan Aku’, dan ‘Amorisa Bagian Dua’.

Setelah vakum, mereka sempat tampil kembali pada 2019 dan merilis album ketiga A Long Way to Antares pada 2020 di bawah label Painkillers Sound. Album ini membawa sembilan lagu baru, termasuk single ‘Demimu’. Pada 2022, SOPHIE merilis single ‘Tanah Merah’ dan mengukuhkan Hermawan Nugroho (gitar) serta Agung Hanifah (drum) sebagai personel tetap.

Kini, Sophie tak ingin berhenti di satu lagu. Mereka tengah menyiapkan materi-materi baru yang akan dirilis secara berkala, menuju album studio keempat mereka. “Kami enggan dicap sebagai grup nostalgia. Kami ingin tetap relevan dan terus berkarya,” tutup Dodhi.

Dan dengan ‘Kenangan Menyakitkan’ yang kembali mengudara, SOPHIE membuktikan bahwa luka lama bisa menjadi bahan bakar untuk melangkah lebih jauh dengan nada yang lebih jernih, dan harapan yang lebih terang.

SOPHIE juga sedang menyiapkan album studio keempat dengan materi baru yang rencananya akan dirilis secara berkala. Mereka enggan dicap sebagai "grup band nostalgia" dan ingin terus beradaptasi dengan kondisi industri musik yang berubah.

Lagu "Kenangan Menyakitkan" versi terbaru ini sudah bisa didengarkan di berbagai gerai musik digital, sementara video klipnya akan segera dirilis di kanal YouTube SOPHIE.

Editor: Philipus Anton

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X