Baca Juga: Perjuangan Oktaviyaningrum Melahirkan Saat Banjir Mengepung
“Aku yakin umat MBA ora mletho, tetap kokoh imannya,” ujar Uskup.
Dengan membangun keluarga yang kokoh dalam iman harapan dan kasih itulah, kata Uskup, umat MBA diharapkan dapat membangun gerejanya lebih besar lagi di masa mendatang.
Baca Juga: Ada 206 Pengaduan Konsumen ke OJK Jateng, Terbanyak soal Fintech
“Saat ini statusnya sudah paroki mandiri belum? Masih administratif kan? Ayo, buktikan terus mampu membangun keluarga-keluarga dalam keyakinan yang sungguh terhadap Yesus Kristus. Kalau sudah sungguh-sungguh, kita lihat, kita kepyake (resmikan) jadi paroki mandiri tahun depan,” tambah Uskup.
Baca Juga: Cegah Fraud, OJK Ajak Pelaku Jasa Keuangan Jaga Integritas dan Profesionalitas
Tim Reaksi Cepat Bencana dan PS Gita Gratia
Usai misa, Uskup Robertus Rubiyatmoko juga memberkati tim reaksi cepat (TRC) MBA. TRC MBA, kata pastor Paroki MBA, Romo Laurentius Bondan Pujadi Pr, dibentuk untuk membantu umat yang mengalami bencana alam. Tim beranggotakan 7 orang itu baru-baru ini terjun langsung membantu puluhan umat MBA yang rumahnya dilanda banjir.
Uskup juga memberkati 30 anak usia SD (PIR MBA) yang tergabung dalam Paduan Suara Gita Gratia. Usai pemberkatan, PS Gita Gratia langsung mempersembahkan pujian berjudul Mater Dei ciptaan Romo Bondan.
Dengan dibentuknya TRC MBA dan PS Gita Gratia, melengkapi banyak kelompok pelayanan yang mewarnai dinamikan kehidupan bergereja di MBA.
Baca Juga: Sering Terdampak Banjir, Warga Perumahan Dinar Indah Segera Direlokasi
‘’Saya harap umat terus bertumbuh, aktif menggereja, membangun gereja lingkungan, gereja wilayah, hingga gereja paroki, dalam semangat guyub rukun santosa, berjalan bersama penuh sukacita,” ujar Romo Bondan.*