Sering Terdampak Banjir, Warga Perumahan Dinar Indah Segera Direlokasi

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 23 Maret 2024 | 07:43 WIB
Walikota Semarang Hevearita G Rahayu (MBak Ita).
Walikota Semarang Hevearita G Rahayu (MBak Ita).

Semarang, suarapembaruan.news - Warga Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Kecamatan Tembalang akan segera direlokasi. Hal itu akibat lokasi perumahan berada di daerah cekungan dan berdekatan dengan bantaran sungai Babon. Sehingga menyebabkan sering terjadi banjir akibat air kiriman dari wilayah atas. 

 

"Perumahan Dinar Indah memang tidak diperuntukan sebagai permukiman," ujar Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu,  Jumat (22/3). 

 

Mbak Ita mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BNPB, dan mendapat arahan bahwa pembangunan untuk relokasi ada batas minimal nominalnya.


Diakui jika sampai saat ini pihaknya masih terkendala dengan lahan pengganti yang akan digunakan untuk relokasi. 


"Kami saat ini sedang mencari lokasi relokasi. Di wilayah tersebut bagian atasnya terdapat lahan milik pengembang, namun karena pengembangnya nakal dan lari dari tanggung jawab, sampai sekarang tidak dapat dihubungi. Maka kami lagi mencoba apakah itu bisa dipakai, untuk diajukan ke BNPB," jelasnya. 


Semula,  Pemerintah Kota sudah menawarkan kepada masyarakat untuk dipindah dan dibuatkan rumah susun. Namun warga menolak. 


"Awalnya saya tawarkan untuk direlokasi, apalagi Kementerian PUPR sudah memberikan tawaran untuk dibangun rumah susun, namun mereka tidak mau. Ingin rumah biasa. Rumah tapak, jejer-jejer kayak di Tambakrejo," paparnya. 


Saat Kepala BNPB memberi arahan terkait relokasi pembangunan rumah bagi warga terdampak banjir, kata Mbak Ita, menjadi angin segar dan pencerahan bagi Pemkot Semarang. 


"Alhamdulillah dari BNPB menawarkan, sehingga menjadi pencerahan dan meringankan beban dari pemerintah kota dengan relokasi," katanya. 


Saat ini secara pararel, Pemkot Semarang melakukan inventarisir dan pendataan sembari memastikan lahan pengganti. 


"Sambil pararel, kita susun dan inventarisir. Ini sudah disiapin, datanya by name by address, surat permohonannya. Tinggal lahannya oke, maka akan kami kirim permohonan ke BNPB. Karena kepala BNPB sudah memberikan lampu hijau," ujarnya.*

 

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X