regional

Jelang Ramadhan, Polisi Sidak Pasar dan Swalayan di Semarang, Harga Sembako Masih Stabil

Senin, 23 Februari 2026 | 17:59 WIB
Satgas Pangan sidak pasar dan swalayan di Semarang. Harga sembako relatif stabil, stok beras dan minyak dipastikan aman.


Semarang, SUARA PEMBARUAN - Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Polda Jateng melalui Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus melakukan inspeksi mendadak untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Sidak digelar di Pasar Tradisional Jatingaleh dan Swalayan ADA Banyumanik, Senin (23/2/2026).Baca Juga: Awal 2026, Polisi Bongkar 318 Kasus Narkoba di Jateng, Ratusan Ribu Jiwa Disebut Terselamatkan

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dipimpin Dirreskrimsus Polda Jateng bersama instansi terkait, di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Bulog, serta Dinas Perizinan.

Dalam peninjauan tersebut, petugas berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli guna mengetahui kondisi harga di lapangan. Hasil pantauan menunjukkan harga kebutuhan pokok secara umum masih stabil. Pengecekan meliputi kios sembako, sayur, daging, ikan, hingga beras.Baca Juga: SIG Kirim 36 Ribu Bata Interlock Presisi, Percepat Pembangunan Huntap Korban Banjir Padang

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Julianto menyebut, beberapa komoditas seperti cabai dan bawang merah-putih mengalami kenaikan, namun masih dalam batas wajar. Kenaikan dipengaruhi faktor cuaca di musim hujan, tetapi stok dinilai masih aman.

Untuk daging sapi dan ayam, harga masih normal karena permintaan belum meningkat. Namun, pihaknya memprediksi permintaan akan naik mendekati Idul Fitri, sehingga pengawasan akan terus diperkuat.Baca Juga: Para Akademisi dan Praktisi Alumnus Fakultas Hukum UGM Bahas Peluang Serta Tantangan Penerapan DPA

Satgas Pangan bersama kementerian dan lembaga terkait juga berkomitmen menjaga distribusi dan ketersediaan komoditas utama seperti minyak goreng dan beras agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga.

Selain di pasar tradisional, pengecekan juga dilakukan di retail modern guna memastikan harga dan stok tetap sesuai ketentuan. Ketersediaan pangan turut diperkuat oleh Perum Bulog yang telah mendistribusikan beras SPHP dan Minyak Kita secara masif.Baca Juga: Masuk Daftar Perusahaan Terbaik versi TIME, Kinerja PGN Diakui di Asia Pasifik

Bulog memastikan beras SPHP dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi Rp12.500 per kilogram, sementara Minyak Kita Rp12.700 per liter. Persediaan beras disebut mencukupi hingga pertengahan tahun.

Sebagai langkah pencegahan praktik spekulan, petugas juga menempelkan stiker harga acuan penjualan di sejumlah kios. Masyarakat diimbau aktif melapor jika menemukan harga tidak wajar, barang rusak, atau kedaluwarsa.Baca Juga: MyPertamina Ucollect Beli Minyak Jelantah Masyarakat Rp5,500 Per Liter

Melalui upaya ini, pemerintah bersama aparat memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan tenang.Baca Juga: 18 Tahun di Inggris, Coach Okie Arlivan Tegaskan Bangga Jadi WNI dan Pulang Mengabdi



Tags

Terkini