Adnan-Priska Tampil Memukau Dengan Busana Lurik Sutera

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Kamis, 17 Oktober 2024 | 11:33 WIB
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan istrinya Priska tampil sebagai peserta Fashion Show menyambut Hari Jadi Sulsel ke-355 tahun, Rabu (16/10/2024)  (Ist)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan istrinya Priska tampil sebagai peserta Fashion Show menyambut Hari Jadi Sulsel ke-355 tahun, Rabu (16/10/2024) (Ist)

Makassar – SUARA PEMBARUAN. Adnan Purichta Ichsan dan pasangannya Priska Paramita Adnan, tampil memukau pada Fashion Show VIP yang berlangsung di Anjungan City of Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (16/10/2024) malam.

Fashion show ini diikuti Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman bersama jajaran Forkompinda Provinsi Sulsel, para kepala daerah se-Sulsel, pimpinan SKPD Lingkup Pemprov Sulsel serta para pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD se-Sulsel.

Bupati Gowa Adnan dan istrinya Priska yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Gowa tampil sebagai salah satu pasangan peserta Fashion Show menyambut Hari Jadi Sulsel ke-355 tahun.

Pasangan ini menarik perhatian  pengunjung sebagai pasangan muda yang sangat ideal. Mengenakan busana warna seragam, tampil elegan dengan hasil desain yang pas, menggunakan kain lurik sutera yang dahulu sangat dikenal sebagai produksi dari Kabupaten Sengkang, namun kini, karya lurik sejenis sudah mampu dihasilkan perajin Gowa, misalnya oleh penenun tradisional di Bontonompo.

“Ini sebagai bentuk partisipasi kita dalam menyambut Hari Jadi Sulsel yang jatuh pada 19 Oktober mendatang. Karena temanya Wastra Nusantra jadi kita menggunakan salah satu kain khas Gowa yaitu kain sutera sekaligus memperkenalkan ke masyarakat luas,” ungkap Bupati Adnan usai melakukan fashion show.

Ia berharap di momentum Hari Jadi Sulsel ini, dapat terus menjadikan Sulsel sebagai  provinsi yang sejahtera, harmonis, dan berdaya saing, serta menjadi rumah yang nyaman dan aman bagi seluruh warganya.

“Semoga Sulsel semakin maju dan kolaborasi antar kabupaten/kota khususnya di Kabupaten Gowa dapat terus terjalin serta masyarakatnya lebih sejahtera di masa yang akan datang,” harapnya.

Tentang Lurik Sutera

Kain khas Makassar memiliki beberapa jenis yang terkenal di kawasan Sulawesi Selatan. Ada kain tenun Sengkang, kain tenun Bugis, dan kain tenun Toraja, kain tenun Mandar.

Dahulu tenunan lurik sutera sangat dikenal berasal dari Kota Sengkang yang berjarak sekitar 250 kilometer dari Makassar. Kini tenunan sejenis dengan kualitas yang sama telah mampu diproduksi oleh masyarakat Gowa, diantaranya dihasilkan oleh penenun tradisional dari wilayah Bontonompo dan wilayah lainnya.

Sutera lurik tidak hanya digunakan sebagai penutup tubuh saja, ternyata jenis tenun Sengkang itu memiliki sejarah panjang, sutera sebagai status simbol atau gengsi dan banyak digunakan di berbagai upacara adat yang dilakukan masyarakat Bugis-Makassar. (SP.news)

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X