Surabaya, SUARA PEMBARUAN – Deklarasi kampanye damai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, di Taman Tugu Pahlawan Surabaya, Selasa (24/9/2024), ditandai penandatanganan Prasasti Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Jatim, pelepasan burung merpati putih dan balon.
Deklarasi kampanye damai merupakan bentuk komitmen dari seluruh pasangan calon (paslon) dalam melaksanakan pemilu yang aman dan kondusif.
Ketua KPU Jatim Aang, mengajak para pendukung setiap paslon, untuk berkampanye dengan cara adu gagasan dan visi-misi serta mengesampingkan cara berkampanye yang kotor.
"Ini jadi momentum bagi kita memberikan pendidikan politik yang sehat bagi masyarakat. Kepada para pendukung Paslon, mari sama-sama kita ciptakan kampanye yang riang gembira, adu gagasan dan adu program tanpa ada ujaran kebencian," katanya.
Selanjutnya, kampanye akan berlangsung selama 60 hari terhitung sejak 26 September hingga 23 November 2023 mendatang.
Selama masa kampanye berlangsung, ia mengimbau agar masyarakat tidak termakan dengan berita-berita hoax yang disebarkan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.
Hadir dalam acara tersebut, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim
Nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim, nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak serta paslon nomor urut 3 Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta.
Sementara itu Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyatakan komitmen bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mendukung penuh terwujudnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim yang aman, tertib, damai dan kondusif.
"Hari ini kita akan menjadi saksi sejarah mengawali sebuah komitmen bersama untuk melaksanakan satu tahapan dalam Pemilu, yaitu Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Jatim Tahun 2024," ujar Adhy.
Pj. Gubernur Adhy menambahkan, pengalaman sukses pada Pesta Demokrasi tahap pertama yaitu Pilpres dan Pileg pada Februari lalu, serta Pilgub 2018 menjadi modal bagi Jawa Timur dalam menghadapi Pilkada Serentak tahun 2024 kali ini.
Adhy juga berharap penuh kepada penyelenggara Pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), untuk dapat menjalankan tugas sesuai kewenangannya dengan baik, jujur, adil, profesional dan sesuai aturan.
Ia, juga meminta kerja sama dari jajaran Forkopimda khususnya Kodam V/Brawijaya, Pangkoarmada II dan Polda Jatim untuk dapat memberikan jaminan keamanan dan perlindungan penyelenggaraan Pilgub Jatim yang aman dan kondusif.
"Secara khusus, kami juga mengajak seluruh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, partai pendukung, hingga seluruh simpatisan, untuk bisa berkontestasi, menyampaikan visi-misi, hingga program kerja masing-masing dengan baik demi Jawa Timur yang maju dan mendunia di Tahun 2045," ajaknya. (SPnews/TK)
Artikel Terkait
Wakapolda Jateng, Brigjen Agus Suryo: Ada TNI Polri Tidak Netral Selama Pilkada, Laporkan!
113 Ribu Satlinmas Diterjunkan untuk Amankan Pilkada Serentak 2024
Lakukan Penganiayaan Ketua KPU Nabire Ditetapkan Tersangka, Diminta Tak Ikut Tahapan Pilkada