Seleksi Terbuka Pengisian Pejabat Eselon II Pemkot Semarang Diikuti 54 Peserta

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 26 Maret 2024 | 20:55 WIB
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono.

Semarang, suarapembaruan.news -  Sebanyak 54 peserta telah lolos seleksi administrasi dari 56 pendaftar. Mereka akan bersaing dalam seleksi terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. 


Mereka memperebutkan 11 jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Sebelas posisi jabatan tersebut adalah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Satpol PP, Staf Ahli Wali Kota Semarang Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik dan Staf Ahli Wali Kota Semarang Bidang Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia Kota Semarang. 

 

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono mengatakan, bahwa ada 56 peserta yang mendaftar seleksi, namun dua peserta tidak lolos administrasi. 


"Sudah kami umumkan di website Pansel (Panitia Seleksi). Yang sudah lolos seleksi administrasi bisa di dilihat dan download," ujar Joko, Selasa (26/3). 


Menurut Joko, seleksi administrasi sendiri telah berlangsung secara daring sejak 10-24 Maret 2024.

 


Ada empat tahapan seleksi terbuka JPT pratama eselon II Pemkot Semarang. Pertama, akan ada asesmen oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara). "Asesor dari BKN pusat akan melakukan asesmen, Insya-Allah mulai Senin depan selama tiga hari akan dilakukan," kata dia. 


Kemudian, lanjut Joko, setelah asesmen akan dilakukan uji gagasan. Uji gagasan menurut Joko, berkaitan dengan rencana inovasi yang akan dilaksanakan pelamar/peserta di dinas atau OPD yang dituju. 


"Jadi nanti kami sediakan laboratorium (Lab) komputer, tidak terhubung internet, tidak boleh membawa alat elektronik seperti HP, flashdisk dan sebagainya. Nanti peserta akan membuat makalah on the spot di situ. Pelaksanaan empat jam untuk membuat makalah dan presentasinya," terang Joko. 


Selanjutnya, tahap ketiga dilakukan seleksi wawancara oleh lima Panitia Seleksi (Pansel).

 

 "Satu orang kira-kira satu jam, sesi wawancara untuk mendalami tentang inovasi dan pendalaman diri," sebutnya. 

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X