Hal senada diungkapkan guru honorer lain. Mereka berharap setelah mendapatkan SK gubernur ini kesempatan untuk mengikuti seleksi pengangkatan PPPK (P3K) semakin terbuka.
Bahkan, dia juga berharap dengan masa kerjanya menjadi guru honorer di atas 10 tahun langsung diangkat menjadi ASN atau PPPK tanpa melalui proses seleksi.
Soalnya, menurut informasi yang kami dapat membaca berita di koran dan media online sesuai dengan UU ASN seluruh tenaga honorer akan dihapuskan pada akhir 2024 dan tenaga honorer akan diangkat menjadi ANS dan PPPK, termasuk tenaga GTT dan PPT.
"Kami berharap pemerintah tetap kometmen dengan kebijakan untuk mengangkat tenaga honorer, termasuk GTT dan PTT menjadi ANS atau PPPK pada akhir tahun 2024 nanti. Kami juga berharap pengakatan GTT dan PTT ini menjadi ANS dan PPK tanpa melalui seleksi lagi karena kita lama mengabdi belasan tahun," ujar salah seorang guru GTT.
Meskipun demikian, katanya para GTT dan PTT di Bengkulu, siap mengikuti semua persyaratan yang ditetapkan pemerintah untuk bisa mengikuti seleksi formasi peneriman ASN dan PPPK yang akan dilaksanakan pemerintah pada tahun 2024 ini.
Baca Juga: Banjir Lumpuhkan Jalur Kudus-Purwodadi, Genangi Juga Ruas Jalan Menuju Demak
Ia menambahkan, semua persyaratan administrasi akan kita ikuti dan dilengkapi. Yang penting kami sebagai GTT dan PTT tingkat SMA/SMK dan SLB bisa mengikuti seleksi ASN dan PPPK pada tahun 2024 ini.
"Syukur-syukur GTT dan PTT masa kerja di atas 10 tahun langsung diangkat menjadi ASN dan PPPK, itu yang kami harapkan kepada pemerintah," tambah mereka.(*)