Terdampak Banjir, RSI Sultan Agung Beri Perpanjangan Pasien Rawat Inap

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 15 Maret 2024 | 07:11 WIB
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat memantau banjir di RSI Sultan Agung Semarang, Kamis (14/3/2024).
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat memantau banjir di RSI Sultan Agung Semarang, Kamis (14/3/2024).

Semarang, suarapembaruan.newsBanjir yang melanda Kota Semarang membuat Rumah Sakit Islam Sultan Agung, paling terdampak karena berada di zona banjir.

Pihak rumah sakit memberikan kelonggaran perpanjangan menginap bagi pasien yang sudah diizinkan pulang.

"Pasien yang sudah rawat inap di sini dan sudah diizinkan pulang, masih kani izinkan untuk memperpanjang long stay. Sehingga, kami berikan kelonggaran untuk masih di sini sampai jatah waktu pulang," papar Kabag Humas RSI Sultan Agung Semarang, Muhamad Hanif, Kamis (14/3).


Akibat banjir, RSI Sultan Agung Semarang untuk sementara menonaktifkan layanan poliklinik.

"Kami sudah berupaya untuk preventif dalam banjir kali ini. Kendala akses ini memberikan dampak yang cukup luar biasa, sehingga manajemen memberikan kebijakan untuk menonaktifkan pelayanan poliklinik," ujarnya.


Menurutnya, karena akses jalan terkendala, mengakibatkan akses untuk dokter juga terkendala sehingga RSI menonaktifkan Poliklinik.

 

"Mungkin untuk beberapa hari ke depan, sekiranya mampu akan kami buka lagi. Apalagi kalau armada untuk evakuasi menjemput dan mengantar pasien dan tenaga kesehatan (nakes) yang ada di dua titik sudah aktif. Saat ini kita lakukan dari titik gedung Kubro dan dari Genuk," imbuhnya.

 

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengakui jika Jalan Kaligawe Raya masih tergenang cukup tinggi lebih dari satu meter.
Ha itu berdampak pada akses menuju RSI Sultan Agung Semarang. Meski demikian, Kodim dan Brimob telah mengerahkan perahu karet untuk evakuasi pasien maupun nakes.

 

"Jadi, ada kebijakan juga dari managemen RSI Sultan Agung, kalau nakesnya agak susah pulang, shiftnya diganti dengan long shift. Makanya sudah disediakan tempat istirahat di sini," tambahnya.

 

Mbak Ita, sapaan akrabnya mengapresiasi RSI Sultan Agung yang telah berupaya maksimal memberikan pelayanan di tengah genangan banjir. Bahkan, keluarga pasien juga mendapatkan makan untuk berbuka dan sahur di rumah sakit.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X