Beras, Cabai dan Bawang Putih Picu Inflasi di Kota Semarang, Mbak Ita Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 6 Maret 2024 | 13:05 WIB
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Semarang, suarapembaruan.news - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengakui jika kenaikan inflasi di seluruh daerah, termasuk Kota Semarang, dipicu adanya peningkatan harga beras, cabai, dan bawang putih.


Saat ini, dia sedang mewaspadai kenaikan harga pada komoditas minyak goreng.

Baca Juga: Jawab Tudingan Terburu-buru Tangani Kasus Pengusaha Genset, Polda Jateng : Sudah Diselidiki Selama Tujuh Bulan


“Ini menjadi satu kewaspadaan juga bagi kabupaten atau kota,” ujarnya usai melaksanakan High Level Meeting TPID Jateng bersama Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana dan Sekda Jateng, Sumarno di Hotel Tentrem, Rabu (6/3).

Baca Juga: Hari Ini Pendaftaran Mudik Gratis, Pemprov Jateng Sediakan Lebih dari 12 Ribu Kursi


Dia meminta semua pihak terkait untuk intens memonitor harga kebutuhan bahan pokok. Hal itu dilakukan dalam upaya menekan angka inflasi di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang.
Dijelaskan, inflasi di Jateng relatif masih tinggi. Ini menjadi tantangan tersendiri terutama bagi Pemerintah Kota Semarang dalam upaya mencegah inflasi di daerah.

Baca Juga: Pemprov Apresiasi Kantor Bahasa Bengkulu Percepat Revitalisasi Bahasa Daerah

Untuk itu, Mbak Ita telah memerintahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk terus aktif berperan dan melaporkan upaya-upaya dalam menjaga stabilitas ekonomi di Kota Semarang.


Seperti misalnya Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan agar lebih intens melakukan monitoring harga bahan pokok di pasar. Kemudian Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk selalu monitoring ketersediaan air bagi para petani.

Baca Juga: Pemprov Bengkulu dan OJK Pusat Jalin Kerja Sama


Meski demikian, Mbak Ita menjelaskan jika harga bahan pokok di Kota Semarang beberapa komoditas sudah mulai turun. Apalagi hasil pantauannya lewat Lumbung Pangan Kota Semarang (Lumpang Semar), pasokan beras SPHP dari Bulog masih tersedia.


Hanya saja ia tak ingin lengah, mengingat tingkat konsumsi di Kota Semarang sangat tinggi. Dirinya bakal terus melakukan upaya-upaya menekan inflasi, salah satunya melalui pengendalian harga bahan pokok dengan kegiatan Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman).

Baca Juga: Polda Jateng: Jaga Kesucian Bulan Ramadhan Tanpa Suara Petasan


“Kita tetap harus imbangi juga, kita lakukan upaya-upaya seperti menggelar gerakan pasar murah,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X