Baca Juga: Pendukung Partai PPP dan NasDem Bentrok di Lanny Jaya, Seorang Warga Terkena Panah
Dia menerangkan, provinsi Sumsel memiliki lebih kurang 2.000 tenaga penyuluh baik dari pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan yang bisa terjun langsung untuk mengedukasi masyarakat tentang teknik budidaya tanaman, perikanan, maupun peternakan.
Sehingga kegiatan ini bukan hanya proses menanam tetapi sampai dengan pemanenan, edukasi, evaluasi, dokumentasi, dan pelaporan/pencatatan seluruh proses kegiatan dari modal, berapa yang ditanam, dan berapa hasilnya. Sehingga pihaknya memiliki analisa produksi dari setiap kegiatan.
“Marilah kita bersama-sama melakukan gerakan untuk menstabilkan inflasi, menurunkan angka kemiskinan dan stunting, dan meningkatkan kualitas konsumsi pangan di Provinsi Sumsel sesuai dengan bidang masing-masing baik swasta maupun pemerintah," katanya.
Artikel Terkait
Tolak Tanda Tangani Hasil Pleno KPU, DPC PKB Semarang Lapor Bawaslu
Akibat Beras, Inflasi DIY Naik Tapi Tetap Terendah se-Jawa
Dunia Ini Hanya Tempat Persinggahan Sementara
Terima Komisi V DPR RI Pemda DIY sudah Terapkan Green Infrastructure Initiative
Kasus DBD Jatim Meningkat Hingga 3.638 Orang
Polda DIY Gelar Pasar Kangen Wiwitan Pasa
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Ajak Masyarakat Tobelo Lebih Peduli Lingkungan
TP PKK Provinsi Bengkulu Dukung Gerakan Tanam Cabai Serentak
Empat Agenda Pariwisata Bengkulu Masuk Kalender Event Nasional