Yogyakarta, suarapembaruan.news – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengusung kebijakan Green Infrastructure Initiative (GII), yang merupakan wujud komitmen Pemda DIY untuk mengembangkan infrastruktur dengan pendekatan ramah lingkungan dalam pengembangan infrastruktur dan transportasi yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan lingkungan.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DIY, Beny Suharsono, saat membacakan sambutan Gubernur DIY saat menerima kunjungan kerja Komisi V DPR RI pada Senin (04/03/2024) di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta dalam rangka meninjau langsung kondisi infrastruktur dan transportasi di DIY.
Ditambahkan, melalui GII, DIY bertekad untuk menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan kawasan selatan dan kawasan perkotaan di DIY. Kami berupaya untuk menjaga kelestarian lahan pertanian, memastikan perlindungan lahan pangan dan lahan sawah, serta mendorong pembangunan gedung dengan konsep green building atau bangunan ramah lingkungan.
“Selain itu, kami juga fokus pada pengembangan infrastruktur untuk penanganan sampah, penyediaan akses air minum yang layak dan aman, serta pengembangan sistem transportasi berkelanjutan. Kami percaya, konsep pembangunan ramah lingkungan ini selaras dengan filosofi yaitu Hamemayu Hayuning Bawana, Sangkan Paraning Dumadi, dan Manunggaling Kawula Gusti, yang mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga alam dan keseimbangan makhluk hidup di bumi,” ucap Beny.
Komisi V DPR RI diharap terus mendukung upaya pembangunan yang berkelanjutan di DIY, mengingat dukungan dari legislatif sangat diperlukan untuk memperkuat dasar hukum dan kebijakan yang diperlukan dalam mengimplementasikan program-program pembangunan berkelanjutan.
“Kami yakin, dengan kerja sama yang erat antara Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Komisi V DPR RI, serta semua pihak yang terlibat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik, tidak hanya untuk generasi saat ini tetapi juga untuk generasi yang akan datang,” papar Beny.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi V DPR RI, Sudewo menyatakan, pembangunan infrastruktur ini merupakan tulang punggung kemajuan suatu daerah dan infrastruktur yang baik adalah kunci untuk membangun ekonomi yang kuat, meningkatkan akses ke layanan pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami terus berupaya untuk memperjuangkan dan menerima usulan program dari masyarakat demi pemerataan pembangunan. Saya berharap kepada seluruh mitra kerja Komisi V DPR RI agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah provinsi DIY dalam melaksanakan program kegiatan di tahun 2024” katanya.
Bersamaan dengan kunjungan kerja ini, Komisi V DPR RI juga menerima laporan kerja dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, PT KAI, BMKG, Stasiun Klimatologi, Basarnas, dan PT Angakasapura. (*)
Artikel Terkait
Pemprov Jatim Raih Silver Champion IEM Regional Award 2023
Gubernur Sulsel : Bangun RS Regional Dekatkan Pelayanan Masyarakat