Disambut Tuduhan di Polsek
Setelah menerima telepon, ia langsung mengantar anak tersebut kembali ke kantor polisi.
“Kamu senang main di sini nggak? Ayo pergi ke kantor Polisi, sudah ada bunda di sana,” ucapnya kepada sang anak sebelum berangkat.
Namun setibanya di Polsek, ia justru mendapat perlakuan tak menyenangkan.
“Saya belum turun dari motor sudah langsung ditunjuk-tunjukin sama mamanya sambil dimarah-marahi, bukannya berterima kasih,” tuturnya.
Ia mengaku kaget karena respons ibu anak tersebut jauh dari yang dibayangkan.
Warganet Beri Dukungan
Unggahan itu pun dibanjiri komentar warganet yang membela tindakannya.
“Logika aja kalau niat nyulik kan nggak mungkin ke Polsek, ninggalin alamat sama nomor telepon,” tulis salah satu akun.
Ada pula yang menilai seharusnya pihak kepolisian menjelaskan lebih dulu kepada orang tua anak bahwa bocah tersebut diamankan, bukan diculik.
Kisah ini pun memantik diskusi luas di media sosial tentang pentingnya klarifikasi, empati, dan cara berkomunikasi dalam situasi sensitif, agar niat baik tak berubah menjadi prasangka.
Artikel Terkait
Modus Penipuan Berkedok Penculikan, Polda Jateng Ungkap Kasus Manipulasi Psikologis Lewat WhatsApp
Pemuda Pelaku Penculikan dan Pelecehan Anak di Semarang Ditangkap, Sudah Beraksi Sejak 2024
Jejak Digital Bongkar Dendam Ayah Tiri di Balik Penculikan Tragis Alvaro