" Saya tak pernah bergabung di partai politik kendati sebagai akademisi sering memberi kuliah kepada mahasiswa di bidang sosial politik," ujar penasihat Wali Kota Makassar itu.
Sedangkan Irvan, praktisi hukum dari Peradi mengatakan, dia meninggalkan Partai Gerindra dan bergabung dengan Partai Prima, bukan karena tak suka Gerindra namun ada hal prinsip yang membuatnya ikut ke Partai Prima dan punya nilai tersendiri.
Mantan kader Gerindra sejak 2011 itu mengatakan, dalam politik diperlukan semangat dan perjuangan, tanpa itu berat mencapai target.
Irvan mengajak kader Partai Prima untuk bergandeng tangan, menjaga kekompakan untuk berbuat yang lebih baik, meneruskan perjuangan teman-teman terdahulu, khususnya mengejar target, menjadikan partai ini sebagai partai peserta pemilu. Saya yakin partai ini akan berkembang, jelasnya. (SP.news)