peristiwa

Tragedi Rombongan Pengantar Haji di Grobogan, Mobil Tertabrak KA Argo Bromo hingga Masuk Sawah

Sabtu, 2 Mei 2026 | 22:21 WIB
Menyoroti insiden kecelakaan KA Argo Bromo dengan mobil rombongan haji di Grobogan, Jawa Tengah. Berikut ulasannya. (Instagram.com/@cretivox)

 

Grobogan, SUARA PEMBARUAN - Kecelakaan maut di perlintasan rel kereta api wilayah Grobogan, Jawa Tengah, menjadi perhatian publik usai kabarnya ramai diperbincangkan di media sosial. Sebuah mobil yang membawa rombongan pengantar calon jemaah haji tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan swadaya Pulokulon pada Jumat dini hari, 1 Mei 2026.

Peristiwa tragis tersebut turut dibagikan akun Instagram malangraya_info
yang menyebut minibus itu tertemper kereta relasi Gambir–Surabaya Pasarturi.

Akibat kecelakaan itu, empat orang meninggal dunia, sementara lima penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara menduga kecelakaan dipicu jarak pandang yang terbatas akibat kabut tebal di sekitar lokasi perlintasan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Eko Ari Kisworo, menjelaskan mobil Toyota Avanza yang membawa sembilan penumpang itu melaju dari arah Sidorejo menuju Purwodadi dengan kecepatan sedang.

Saat tiba di perlintasan rel, kendaraan diduga mengalami mati mesin sehingga tidak dapat segera melintas dari jalur kereta.

“Karena jarak kereta sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar Eko dalam keterangannya, Sabtu, 2 Mei 2026.

Benturan keras membuat mobil terpental sekitar 20 meter hingga menghantam tiang internet dan akhirnya masuk ke area persawahan di sisi rel.

Eko mengungkapkan seluruh penumpang di dalam mobil merupakan satu keluarga yang sedang mengantar anggota keluarga menuju pendopo pemberangkatan haji.

“Mereka hendak menuju lokasi pemberangkatan haji di pendopo,” katanya.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada calon jemaah haji yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Mobil yang tertabrak disebut berada di rombongan paling belakang.

Dalam insiden ini, empat korban dinyatakan meninggal dunia, yakni Dalni (52), Muhamad Sakroni (52), Naila Dwi K (11), dan Shazia Belvania Mutia (2,5).

Sementara lima korban luka yang masih menjalani perawatan antara lain Kardi (60) dan Darwati (56) yang mengalami luka ringan.

Halaman:

Tags

Terkini