Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di kawasan Gang Moh Ali, Pasar Senen, Jakarta Pusat, tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Peristiwa ini mencuat setelah unggahan Threads milik mantan politikus Partai Perindo, Indra Wu (@indra_wu), pada Rabu, 6 Mei 2026.
Indra mengaku menerima laporan dari rekannya terkait dugaan kekerasan dan penelantaran anak yang terjadi di lingkungan tersebut. Ia kemudian menelusuri kasus itu dan menemukan sejumlah fakta yang memprihatinkan.
Menurut penuturannya, korban merupakan seorang anak perempuan yang sejak kecil tinggal di panti asuhan. Namun pada Oktober 2025, ia dibawa pulang oleh keluarganya setelah mengaku mengalami pelecehan oleh sesama penghuni panti.
Setelah kembali ke lingkungan keluarga, kondisi korban justru disebut semakin memprihatinkan. Indra mengungkap, anak tersebut diduga kerap mengalami kekerasan dari ibu kandung, ayah tiri, hingga anggota keluarga lainnya. Bahkan, korban disebut tidak diizinkan tinggal di dalam rumah dan harus tidur di teras rumah tetangga, sementara kebutuhan makan bergantung pada belas kasih warga sekitar.
Warga setempat pun disebut turut berperan melindungi korban. Indra bersama tim akhirnya memilih langkah penyelamatan dengan memindahkan anak tersebut ke tempat yang lebih aman, ketimbang langsung membawa kasus ini ke ranah hukum.
Melalui koordinasi dengan pihak RT dan RW, mereka mendatangi keluarga korban untuk meminta izin membawa anak tersebut ke sebuah panti perlindungan khusus perempuan di Bandung. Meski sempat mendapat penolakan, pihak keluarga akhirnya menyetujui setelah melalui proses negosiasi.
Pada hari yang sama, korban langsung dibawa ke Bandung dan diterima di tempat perlindungan tersebut. Momen perpisahan pun diwarnai suasana haru dari warga yang selama ini membantu menjaga korban.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait viralnya kasus dugaan kekerasan anak tersebut.
Artikel Terkait
KKB Kembali Membakar Gedung Sekolah dan Aniaya Warga Sipil di Intan Jaya
Pastikan Transparansi, Polda Jateng Ekshumasi Jenazah Bayi Korban Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi
Update Kasus Penganiayaan Bayi, Polda Jateng Gandeng LPSK untuk Lindungi Saksi dan Korban
Viral Ibu Muda Aniaya Anak di Mojokerto, Ternyata Residivis Kasus Pencurian
Viral Daycare Yogyakarta Digerebek! Dugaan Penganiayaan Anak Terbongkar, Orang Tua Buka Suara