Viral Kontrakan ‘Gunung Sampah’ di Tangsel, Penghuni 7 Tahun Tinggal Diam-Diam Simpan Limbah

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 27 Maret 2026 | 17:45 WIB
Pemilik kontrakan kaget kamar kontrakan penyewa penuh sampah di Tangsel saat ditinggal mudik. (TikTok/fitrieka95_)
Pemilik kontrakan kaget kamar kontrakan penyewa penuh sampah di Tangsel saat ditinggal mudik. (TikTok/fitrieka95_)


Tangerang Selatan, SUARA PEMBARUAN  — Sebuah video kondisi kamar kontrakan di kawasan Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan viral di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan ruangan yang dipenuhi sampah hingga menumpuk hampir di seluruh sudut kamar.

Video tersebut pertama kali diunggah akun TikTok @fitrieka95_ dan langsung menyita perhatian publik. Dalam rekaman, pemilik kontrakan tampak terkejut saat membuka kamar yang ditinggal penghuninya mudik Lebaran.

Kondisi di dalam kamar jauh dari layak huni. Tumpukan botol plastik, bungkus makanan, hingga galon air mineral terlihat menggunung, bahkan hingga ke area kamar mandi. Selain itu, dinding kamar tampak dipenuhi jamur akibat kelembapan tinggi, dengan bercak hitam di bagian dekat plafon.

Pemilik kontrakan mengungkapkan bahwa penyewa tersebut telah tinggal selama tujuh tahun. Selama itu, penghuni dikenal sebagai pribadi tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Awalnya, aktivitas penyewa terlihat normal. Namun, seiring waktu, muncul kejanggalan karena yang bersangkutan jarang terlihat membuang sampah atau membersihkan kamar. Kecurigaan semakin menguat setelah tercium bau tak sedap dari dalam kamar.

Kondisi sebenarnya baru terungkap saat penghuni pulang kampung. Pemilik kontrakan yang mendengar suara kipas angin menyala mencoba mengecek dan mendapati pintu tidak terkunci.

Saat dibuka, barulah terlihat kondisi kamar yang penuh sampah dan tidak terawat. Video tersebut pun dengan cepat menyebar dan telah ditonton jutaan kali, memicu beragam reaksi warganet.

Sejumlah netizen mengaitkan kondisi tersebut dengan kemungkinan gangguan perilaku seperti hoarding disorder, meski belum ada konfirmasi resmi terkait kondisi penghuni. Hingga kini, belum diketahui langkah lanjutan dari pemilik kontrakan maupun keberadaan penyewa tersebut.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X