Viral Cuci Ayam di Area Masjid, SPPG Bogor Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 18 Maret 2026 | 21:03 WIB
SPPG di Rancabungur, Kabupaten Bogor ketahuan mencuci ayam di masjid.
SPPG di Rancabungur, Kabupaten Bogor ketahuan mencuci ayam di masjid.


Bogor, SUARA PEMBARUAN – Video petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencuci ayam di area masjid viral di media sosial dan menuai sorotan publik, Selasa (17/3/2026).


Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah petugas SPPG Bantar Jaya 02, Rancabungur, Bogor, mengenakan seragam biru tengah mencuci ayam—bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG)—di area tempat wudu masjid.

Tak hanya itu, rekaman juga menunjukkan aktivitas serupa dilakukan di dalam kamar mandi masjid. Aksi tersebut langsung memicu reaksi warganet karena dinilai tidak pantas dilakukan di tempat ibadah.

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak SPPG Bantar Jaya 02 menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada masyarakat.

Melalui akun Instagram resminya, SPPG mengakui tindakan tersebut tidak tepat meskipun dilakukan dalam kondisi mendesak.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dan pihak terkait atas tindakan mencuci ayam di area masjid. Kejadian ini terjadi karena kondisi mendesak, namun kami memahami hal tersebut tidak dibenarkan,” tulis pernyataan resmi, Rabu (18/3/2026).

Kepala SPPG Bantar Jaya 02, Wahyudi, menjelaskan bahwa saat itu fasilitas dapur tidak memungkinkan digunakan sehingga pihaknya mengambil keputusan cepat.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum kegiatan berlangsung, pihaknya telah berkoordinasi dan mengantongi izin dari pengurus lingkungan, termasuk RW dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

Meski demikian, Wahyudi mengakui penggunaan area masjid untuk aktivitas tersebut tetap kurang tepat, mengingat kesucian tempat ibadah harus dijaga.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPPG menyatakan telah membersihkan seluruh area yang digunakan setelah kegiatan selesai untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan kembali terjaga.

Selain itu, SPPG juga berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Kami menjadikan ini sebagai bahan evaluasi dan berkomitmen memperbaiki pelaksanaan ke depan,” tegasnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan pengingat pentingnya menjaga etika serta kesucian fasilitas umum, terutama tempat ibadah, dalam setiap aktivitas pelayanan masyarakat.



Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X