pendidikan

Tim Sapuangin ITS, Juara Regional Championship SEM 2024

Rabu, 10 Juli 2024 | 23:44 WIB
Mobil Sapuangin XI Evo 3 saat melesat pada lintasan Sirkuit Internasional Mandalika di ajang Shell Eco-Marathon (SEM) Asia Pacific and the Middle East 2024. (Ist)

Surabaya, suarapembaruan.news - Tim mobil hemat energi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),  Sapuangin, kembali berhasil meraih gelar juara pertama Regional Championship sekaligus juara pertama On-Track mobil Urban Concept untuk kategori bahan bakar Internal Combustion Engine pada kompetisi di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok.

Keberhasilan tersebut diraih dalam gelaran Shell Eco-marathon (SEM) Asia Pacific and the Middle East 2024.

Perlombaan on-track merupakan ajang uji efisiensi bahan bakar tiap tim yang diuji dengan mengemudikan mobil melintasi Sirkuit Internasional Mandalika. Uji tersebut sebanyak tiga kali dengan maksimal waktu 30 menit.

Perlombaan _on-track_ dibagi menjadi dua kategori, yakni _Urban Concept dan Prototype, dan tiap kategori dibagi menjadi tiga nomor, yakni  Internal Combustion Engine (ICE), Battery-Electric, dan Hydrogen Fuel Cell. 

Sementara perlombaan off-track menilai hal-hal di luar lintasan, termasuk desain mobil, pemanfaatan data balapan, pengurangan emisi gas karbon, dan inovasi pada mobil.

Tim Sapuangin ITS berhasil menjuarai gelaran on-track dengan capaian efisiensi bahan bakar sebesar 482 kilometer per liter. Hasil itu melesat jauh dari capaian tim tahun lalu yang hanya mencapai 422,9 kilometer per liter. Capaian tersebut membuat tim Sapuangin ITS jauh melesat dibanding kompetitor terdekatnya yang hanya memperoleh efisiensi bahan bakar sebesar 414 kilometer per liter.

General Manager (GM) tim Sapuangin ITS Rayhan Naufal Hafizh menuturkan, kecepatan dan ketangguhan mobil Sapuangin XI Evo 3 berhasil membawa tim Sapuangin ITS mempertahankan marwahnya sebagai mobil paling efisien pada kelas Urban Concept ICE dengan bahan bakar gasolin.

“Hasil yang kami peroleh pada gelaran _on-track_ membawa tim kami untuk dapat mengikuti _Regional Championship_ yang digelar keesokan harinya,” jelas Rayhan.

Pada gelaran Regional Championship, tim yang berlaga diberikan kuantitas bahan bakar sesuai dengan efisiensi bahan bakar yang mereka dapatkan pada gelaran on-track.

Sebagai juara pertama on-track, mobil Sapuangin XI Evo 3 mendapatkan jatah bahan bakar yang jauh lebih sedikit dibanding kompetitornya, yakni hanya sebesar 27,6 mililiter.

“Dari total bahan bakar tersebut, kami berhasil finis dengan bahan bakar tersisa 1,2 persen saja,” ungkap mahasiswa Departemen Teknik Mesin tersebut.

Rayhan menilai bahwa gelaran Regional Championship merupakan perlombaan yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, karena mobilnya dituntut untuk bisa melesat dengan cepat tetapi dengan bahan bakar seadanya.

Meskipun menyisakan sedikit bahan bakar pada penghujung _race_, tetapi tim Sapuangin sudah mempertimbangkan hal tersebut sejak awal sehingga bukan menjadi masalah yang berarti.

Selain pada perlombaan on-track, tim mobil ITS juga berhasil menjuarai beberapa kategori dalam perlombaan off-track SEM 2024.  Pada perlombaan off-track, tim Sapuangin berhasil merengkuh gelar juara II pada kategori Safety yang menilai bagaimana sebuah tim mengkondisikan keamanan paddock ketika kompetisi, serta juara II pada kategori Data and Telemetry yang menilai bagaimana sebuah tim dapat mengolah data-data dari mobil untuk mengoptimalkan strategi saat balapan. (SPnews/TK)

Tags

Terkini