Semarang, suarapembaruan.news - Dari dua ribu lebih wisudawan Undip dalam upacara wisuda ke-173, sosok Rahel Nathania Prasasti jadi sorotan. Bukan tanpa sebab, Rahel jadi pusat perhatian, karena menjadi lulusan tercepat yakni 3 tahun 1 bulan dari program studi S-1 Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (Undip) dengan predikat Summa Cumlaude atau IPK sempurna, 4.
Rahel pernah menjuarai sebagai peserta terbaik ke-2 saat mengikuti LKMM-D FIB tahun 2021. Penghargaan ini sangat berkesan bagi dirinya karena pelatihan yang diikuti berlangsung selama 5 bulan dengan seleksi masuk yang cukup kompleks.
Ia patut berbangga dapat mengharumkan Fakultas Peternakan dan Pertanian di pelatihan yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Budaya.
Menurut Rahel, tentunya sangat penting untuk dapat menyeimbangkan dari segi akademik dan kegiatan organisasi.
Dari kisah Rachel selama berkuliah. Ia mengikuti berbagai organisasi, seperti BEM Undip tahun 2023 sebagai Inspektorat; PMKP Undip tahun 2023 sebagai Anggota Acara; dan HMD Pertanian sebagai Anggota Bidang K&PSDM di tahun 2021; serta Ketua Bidang KesMa di tahun 2022.
Selama kuliah, Rahel aktif mengikuti banyak kepanitiaan, mulai dari menjadi Ketua Acara LKMMP-D FPP 2021; Anggota Acara ODM Undip 2022; Koordinator Lapangan ODM FPP 2021; dan lainnya. Ia pun turut aktif menjadi MC, moderator, dan pembicara dalam acara kampus, serta pernah menjadi asisten laboratorium Teknologi Pangan selama 3 semester.
Bahkan ia menggunakan waktunya selama libur perkuliahan untuk magang di Balai Penyuluhan Pertanian Ungaran Barat dan PT. Sinar Sosro Ungaran agar tetap produktif dan mengasah hardskill maupun softskill untuk bekal di dunia kerja.
“Jadilah agent of change dengan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang sudah kita dapatkan di bangku perkuliahan," kata Rahel.
Sebagai mahasiswa, kata dia, akademik saja tidak cukup, aktif dalam kegiatan kampus dapat melatih softskill bahkan memperoleh relasi yang luas dengan orang lain.
Oleh karenanya, dia berpesan agar generasi muda harus dapat melakukan perubahan-perubahan yang berdampak positif terhadap lingkungan dan negara, bertanggung jawab dalam upaya pembangunan, serta peka terhadap pembaharuan seiring berkembangnya zaman dan teknologi.
“Teruslah berkarya, kejar cita-cita, dan berdampak baik bagi bangsa Indonesia," pungkasnya. (SPnews/STH)