Semarang, SUARA PEMBARUAN – Universitas Diponegoro (UNDIP) menjadi tuan rumah dalam acara Silaturahmi dan Rapat Kerja Forum Majelis Wali Amanat (MWA) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), yang berlangsung di Hotel Tentrem, Semarang.
Forum ini dipimpin oleh Prof. Mohamad Nasir, M.Si., Akt., Ph.D., yang menjabat sebagai Ketua Forum MWA PTNBH untuk periode 2025–2026 dan juga Ketua MWA UNDIP.
Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian strategis PTNBH serta merumuskan kebijakan dan pengawasan yang lebih berkelanjutan dan berintegritas bagi tata kelola perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Prof. Nasir menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang hadir dan menekankan beberapa isu penting yang perlu dirumuskan, antara lain pengelolaan keuangan, aset, dan sumber daya manusia (SDM). Ia menyoroti masalah usia pensiun guru besar yang mencapai 60 tahun, sementara rekrutmen ASN di PTNBH tidak dilakukan, yang menjadi tantangan besar bagi keberlanjutan pendidikan di perguruan tinggi.
Prof. Nasir juga menekankan perlunya mengoptimalkan aset idle seperti tanah dan bangunan yang belum dimanfaatkan secara maksimal, serta pengelolaan dana abadi yang akan menjadi salah satu fokus pembahasan dalam forum ini.
Sementara itu, Ketua Forum MWA PTNBH periode sebelumnya, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA, dalam laporannya mengajak peserta untuk bersyukur atas kesempatan berkontribusi dalam dunia pendidikan dan menyampaikan bahwa pendidikan merupakan pendorong utama dalam menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi kemajuan bangsa.
Prof. Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, turut membahas pentingnya peningkatan pendapatan, pengembangan aset, dan SDM di PTNBH, mengutip amanah Presiden Prabowo bahwa hanya bangsa yang menguasai sains dan teknologi yang dapat menjadi bangsa yang maju dan makmur.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., Menteri Dalam Negeri RI dan Ketua MWA Universitas Sriwijaya (Unsri), membahas peran penting pemerintah daerah dalam mendukung PTNBH melalui hibah, pengembangan infrastruktur, pemberian beasiswa, dan kerjasama dalam penelitian serta program-program kreatif.
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI yang juga Ketua MWA ITB, membahas pentingnya diversifikasi pendanaan melalui inovasi pendanaan kreatif dan pengembangan jejaring alumni. Sementara itu, Prof. Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc., Wakil Menteri Keuangan RI, menguraikan langkah-langkah untuk meningkatkan penerimaan, pemberdayaan aset, dan pengembangan dana abadi PTNBH guna mengatasi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks.
Acara ini ditutup dengan serah terima jabatan Ketua Forum MWA PTNBH dari Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA, kepada Prof. Mohamad Nasir, M.Si., Akt., Ph.D., yang akan memimpin forum ini untuk periode 2025–2026.
Rapat Kerja ini dihadiri oleh perwakilan dari 24 perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) di Indonesia, termasuk Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Diponegoro (UNDIP), serta sejumlah perguruan tinggi ternama lainnya.