Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN – InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan program "Liburan Nyaman Penuh Makna" di kawasan Taman Wisata Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko selama musim liburan sekolah. Berbagai aktivitas edukatif, budaya, seni, hingga hiburan disiapkan agar wisatawan, khususnya keluarga, memperoleh pengalaman wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkaya pemahaman tentang sejarah dan budaya Indonesia.
Direktur Komersial InJourney Destination Management, Gistang Panutur, mengatakan Candi Prambanan dihadirkan sebagai ruang belajar budaya yang interaktif dan relevan bagi seluruh kalangan, terutama keluarga yang ingin mengisi liburan sekolah dengan aktivitas bernilai edukasi.
Selama liburan, wisatawan dapat menikmati beragam program, mulai dari menjelajahi relief candi, menikmati instalasi seni kontemporer, mengikuti kegiatan budaya, hingga wisata tematik. Salah satu agenda utama adalah Prambanan Jazz Festival 2026 yang digelar pada 3–4 Juli 2026 dengan menghadirkan puluhan musisi nasional dan internasional. Festival ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi kreatif dan pelaku usaha lokal.
Wisatawan juga dapat mengunjungi instalasi seni Sunflower Angel karya Arrofi Ramadhan yang dipamerkan di Lapangan Siwa hingga 5 Juli 2026. Instalasi berbentuk malaikat berkepala bunga matahari tersebut mengangkat tema cinta, harapan, dan impian serta menjadi ruang dialog antara warisan budaya dan seni kontemporer.
Program Memorable Gift turut dihadirkan dengan memberikan foto polaroid gratis kepada pengunjung pada 22, 25, 27, dan 30 Juni 2026 sebagai kenang-kenangan dari kunjungan ke Candi Prambanan.
Pengalaman berbeda juga ditawarkan melalui Move at Prambanan Temple, yaitu kegiatan yoga berlatar kemegahan Candi Prambanan yang memadukan relaksasi dengan suasana kawasan cagar budaya.
IDM juga menghadirkan Special New Performance Roro Jonggrang yang mengangkat legenda Roro Jonggrang melalui pertunjukan tari, musik, dan tata cahaya modern. Pertunjukan digelar pada 19 Juni, 26 Juni, dan 3 Juli 2026.
Di Keraton Ratu Boko, wisatawan dapat menikmati Sandyakala Jonggrang yang memadukan panorama matahari terbenam dengan pertunjukan budaya. Program berlangsung pada 21 Juni, 26 Juni, dan 3 Juli 2026 mulai pukul 17.00 WIB.
Bagi keluarga, tersedia Kampung Dolanan di Analana Park yang mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak sejak 20 Juni 2026. Selain itu, Junior Wanderer: Heritage Lab menawarkan workshop mewarnai wayang, bermain gamelan, dan menari dengan biaya registrasi Rp45.000 per anak. Kelas wayang dan gamelan berlangsung pada 27 Juni, 4 Juli, dan 11 Juli, sedangkan kelas tari digelar pada 28 Juni, 5 Juli, dan 12 Juli 2026.
Menurut Gistang, melalui program tersebut anak-anak tidak hanya berwisata, tetapi juga belajar mengenal budaya secara langsung melalui aktivitas yang menyenangkan.
Program Junior Wanderer: Family Fun Trip juga disiapkan bagi anak usia 3–12 tahun dengan konsep wisata edukatif melalui eksplorasi sejarah, permainan, dan lokakarya kreatif. Program berlangsung di Prambanan pada 4 Juli dan Borobudur pada 5 Juli 2026 dengan tarif Rp150.000 per anak, sementara pendamping cukup membeli tiket masuk.
IDM juga menyediakan paket keluarga dengan harga Rp390.000 untuk empat orang, Rp525.000 untuk lima orang, dan Rp655.000 untuk enam orang.
Pengalaman menikmati Candi Prambanan saat senja dihadirkan melalui program Kala Senja Prambanan pada 20 dan 28 Juni 2026. Paket ini mencakup tiket masuk, pemandu wisata, serta pertunjukan immersive dance ritual berlatar suasana matahari terbenam.
Sementara itu, Wastra Prambanan digelar pada 27–28 Juni serta 3, 4, 5, 11, dan 12 Juli 2026. Pengunjung dapat mengenakan wastra tradisional saat menjelajahi kawasan candi sebagai bagian dari pengalaman budaya.