“Kalau ada rumah di atas lereng tiba-tiba pintunya atau jendelanya sulit dibuka, berarti tanah di bawah rumah itu sudah mulai bergerak,” kata Dwikorita.
Hal itu terjadinya karena bangunan rumah ikut terseret tanah yang bergerak.
“Gawang pintu dan gawang jendela itu bentuknya sudah tidak asli, makanya jendela kalau dibuka, pintu dibuka itu seret,” tambahnya.
Tanda paling terlihat adalah muncul retakan pada lantai atau dinding dan tanah ambles.
Kalau itu sudah terjadi, segera meninggalkan lereng.Baca Juga: BMKG Temukan 3 Bibit Siklon Tropis, Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Sementara itu, untuk pengecekan drainase atau serapan air, dilakukan saat sedang tidak musim ujan.*