Bali - SUARA PEMBARUAN - Jurnalis Suara Pembaruan News (www.suarapembaruan.news), M Kiblat Said, keluar sebagai Juara I untuk kategori penulisan nonbisnis pada Anugerah Jurnalis Pertamina (AJP) 2024 yang diumumkan di auditorium Hotel The Meru, Sanur, Bali, Jumat (13/12) malam.Baca Juga: Berprestasi dan Berkontribusi Bagi Pembangunan, 9 Tokoh Publik Ini Raih Penghargaan Tokoh Prestasi Jawa Tengah 2024
PT Pertamina (Persero) secara resmi mengumumkan para pemenang Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2024 dalam Malam Penganugerahan AJP dengan total 2.667 karya para jurnalis dari seluruh Indonesia. Pertamina menetapkan juara tingkat teritori dan dari situ dipilih juara nasional termasuk penetapan Best of The Best.
Salah satu karya tulis yang disertakan M Kiblat Said dalam AJP 2024 adalah : KWN Fatimah Az-Zahrah, Benteng Kaum Wanita di Pesisir Pattingalloang dan ditetapkan sebagai Juara I mewakili Teritori Sulawesi di tingkat nasional.Baca Juga: Terkait Gugatan Pilkada, Bawaslu Kota Bengkulu Siap Berikan Keterangan Jika Diminta MK
Alumni Harian Umum SUARA PEMBARUAN itu, malang melintang di dunia jurnalistik sebelum bergabung dengan sore nasional SUARA PEMBARUAN, dan pernah memimpin sejumlah media cetak harian dan mingguan di Makassar.
Kiblat Said tertarik mengangkat Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-Zahrah, binaan pertamina karena kelompok tersebut memberdayakan ratusan lansia agar tetap produktif diusia senja, mendidik anak-anak pesisir. Lebih menarik lagi, kelompok ini menjadi benteng kaum wanita dalam mencari perlindungan dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Hukum, Kanwil Kemenkum dan Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi dan Kaloborasi
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan AJP merupakan gelaran apresiasi perusahaan kepada insan jurnalis Tanah Air yang terus memberikan edukasi kepada masyarakat.
"AJP merupakan komitmen dan apresiasi Pertamina kepada para insan media di seluruh Indonesia yang selama ini telah bekerja sama dan berkolaborasi dalam mengedukasi masyarakat dan mendukung informasi publik mengenai kinerja positif Pertamina di seluruh lini bisnis,” ujar Fadjar.Baca Juga: Bupati dan Wali Kota di Bengkulu Diminta Percepat Penggunaan Anggaran Tahun 2025
Fadjar menambahkan, Pertamina telah menyelenggarakan AJP selama 21 tahun. Peserta AJP dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. “Tahun ini peserta AJP mencapai 2.667 karya meningkat dibanding tahun lalu yang berjumlah 2.559 karya,” ucapnya pada kegiatan AJP 2024 di Bali.
“Kategori yang diperlombakan juga meningkat dari sebelumnya 6 kategori menjadi 8 kategori yang terbagi pada 2 pilar utama yakni Bisnis dan Non Bisnis,” ucapnya lagi.Baca Juga: Cancel Culture, Apa Sih? Ternyata Ini Fenomena yang Bikin Redup Karier Public Figure
Seluruh karya AJP 2024 telah melalui proses seleksi dan penilaian secara objektif dan berjenjang mulai dari Teritori hingga tingkat Nasional.
"Proses penjurian melibatkan 21 Juri Teritori dan 9 Juri Nasional dari beragam profesi dan disiplin keilmuan. Terima kasih kepada Dewan Juri yang telah bekerja keras memberikan penilaian secara transparan dan objektif sehingga mendukung lahirnya karya-karya jurnalis yang berkualitas," imbuhnya.Baca Juga: Buntut Imbang dari Laos, Sering Salah Passing Jadi Faktor Garuda Sulit Kandaskan Laos di Kandang Sendiri
Pemenang Best of The Best yang merupakan penghargaan tertinggi diberikan kepada Mardans Whaisman jurnalis TVRI Kalimantan Timur dengan judul karya "Taklukkan Riam Untuk Indonesia Satu Harga".
AJP memberikan kesempatan yang sama kepada insan media untuk meningkatkan pendidikan, wawasan dan pengalaman belajar di luar negeri melalui raihan Best of The Best.*