nasional

OJR 3 Semar Ngarep Pensiun: Saat Para Gembala dan Umatnya Tertawa dan Berjoget Bersama

Rabu, 6 November 2024 | 12:08 WIB
Aksi jenaka para punakawan dalam Opera Jenaka Romo (OJR) 3 dengan lakon Semar Ngarep Pensiun di Grand Ballroom PO Hotel Semarang, Selasa (5/11) malam. (SP/Stefy Thenu )

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Suasana di Grand Ballroom PO Hotel Semarang, Selasa (5/11) malam, menjadi riuh rendah oleh tawa ribuan penonton.


Bukan hanya tertawa lepas, tapi 2000 lebih penonton yang hadir malam itu, juga berjoget bersama dalam iringan musik KuaEtnika yang rancak.Baca Juga: Dinas PUPR Bengkulu Butuh Lahan 20 Hektare Untuk Bangun TPA Regional Skala Besar


Tawa canda dan joget itu bahkan melebur jadi satu dengan rasa haru saat mengenang para romo dan frater pendukung acara yang telah lebih dulu dipanggil Tuhan.


Suasana itulah yang tergambar dalam Opera Jenaka Romo (OJR) 3 dengan lakon Semar Ngarep Pensiun.


Pertunjukan ini sekaligus menjadi pamungkas dari pentas tiga kota, yakni Yogyakarta, Solo dan Semarang. Baca Juga: Serap Lapangan Kerja, Pemprov Bengkulu-Pengusaha Jepang Jalin Kerja Sama Peningkatkan SDM


Bukan hanya aksi kocak para punakawan serta suara merdu para suster dan pastor, OJR 3 tampaknya dirancang serius dan spektakuler dengan teknik lighting dan efek visual yang ciamik.
Latar belakang panggung yang animatif menyuguhkan penonton dengan aneka pemandangan yang kian menambah keseruan pertunjukan.

Penuh Talenta


OJR 3 praktis bukan hanya menghibur, tapi sekaligus ajang para frater, suster dan pastor menunjukkan talenta mereka.


Lihat saja, bagaimana merdu dan agungnya paduan suara para frater Seminari TOR Sanjaya Jangli saat menyanyikan lagu Haleluya karya George Frederic Handel. Baca Juga: Debat Publik Cabup-Cawabup Pilkada Benteng Dikuasi Paslon Rachmat-Tarmizi


Atau suara merdu para romo yang mendendangkan lagu campursari, yakni Rm Sugihartanto (Mendung Tanpo Udan), Romo Palmo (Rungkad) dan Romo Dodit (Jogja Istimewa).


Belum lagi aksi menawan Romo Aloys Budi Purnomo dengan saksofon sembari menyanyikan lagu Bridge Over Trouble Water karya Simon & Garfunkel, serta Romo Erwin MSF, yang membawakan lagu Goodness of God dengan penuh penghayatan. Baca Juga: OJK Perintahkan Perbankan Tutup 8000 Rekening Terindikasi Judi Online


Penonton terhibur pula dengan penampilan para Suster SDP Semarang yang mempersembahkan lagu Sakjeke Aku nderek Gusti dan Siji Loro Telu, serta Suster CB Yogyakarta yang rancak mendendangkan lagu Suwe Ora Jamu dan Kopi Dangdut.


Lihat pula, aksi Romo FX Agus Suryana Gunadi, Pr saat tampil membawakan lagu Lebih Baik Sakit Gigi-nya Meggy Z. Pastor Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri, itu mengajak seluruh penonton berdiri, berjoget dan bernyanyi bersama.

Halaman:

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB