Baca Juga: JK: Akar Konflik Papua Hanya Karena Salah Sangka
"Saya mendapatkan tugas dari Bu Wali Kota. Sebenarnya Bu Wali ingin hadir secara langsung, sesuai agenda awal, sebenarnya pemberian penghargaan diagendakan malam hari. Ternyata ada perubahan karena Pak Mendagri tidak bisa sampai malam," ujar Khadik saat dihubungi, Kamis (25/4/2024).
Akhirnya, lanjut dia, pemberian penghargaan yang awalnya terjadwal malam hari di reschedule menjadi saat upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) XXVIII Tahun 2024.
"Usai upacara Hari OTDA, berlanjut acara inti dan pemberian penghargaan. Karena Ibu Wali Kota masih melaksanakan Wisuda Doktoral di Undip, sehingga otomatis tidak bisa hadir," kata Khadik.
Baca Juga: Perayaan Hari Kartini dan Pawai di atas Kapal Pesiar di Jerman
"Saya mewakili Wali Kota Semarang menerima piagam penghargaan karena prestasinya dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan kategori tinggi dengan skor 3,354," kata dia.
"Jadi itu dievaluasi pada 2023, hasil evaluasi rupanya skor kota Semarang tinggi. Sehingga diberikan Piagam penghargaan dari Mendagri," jelas Khadik.*