Pemkot Semarang Raih Prestasi 10 Kota dengan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Terbaik

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 26 April 2024 | 09:49 WIB
Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kota Semarang, Muhammad Khadik mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima piagam penghargaan.
Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kota Semarang, Muhammad Khadik mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima piagam penghargaan.

Semarang, suarapembaruan.news - Di bawah kepemimpinan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Pemerintah Kota (Pemkot) berhasil menyabet penghargaan atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan score 3,5254 dan Status Kinerja Tinggi. Prestasi tersebut berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) Tahun 2023.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhamad Tito Karnavian menyerahkan penghargaan secara langsung kepada perwakilan dari Pemkot Semarang usai Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 di Halaman Balai Kota Surabaya, Kamis (25/4/2024).

Baca Juga: Nobar Timnas, Balai Kota Semarang Gegap Gempita Euforia Kemenangan Rizki Ridho dkk Bungkam Korsel

Seperti diketahui, peringatan Hari Otda XXVIII di Surabaya mengambil tema "Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat".

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa selama 28 tahun berlalu, otonomi daerah telah memberikan dampak positif. Terutama dalam meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kemampuan Fiskal Daerah.

“Kepada daerah-daerah otonom baru yang telah berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskalnya, peningkatan tersebut harapannya bisa dimanfaatkan untuk program pembangunan dan kesejahterakan rakyat. Sehingga dapat meningkatkan angka IPM, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektivitas serta akses infrastruktur," kata Tito.

Baca Juga: 20 Tahun Kuku Bima Sido Muncul Dirayakan Meriah di Hotel Tentrem Semarang, Dihadiri Para Brand Ambassador

Ia meminta agar daerah yang IPM-nya masih rendah dan masih tinggi angka kemiskinan, serta infrastruktur belum baik, agar melakukan evaluasi. Hal ini memastikan bahwa penyusunan program dan kegiatan dalam APBD dapat tepat sasaran, efektif, serta efisien.

Tito mengimbau daerah dengan PAD rendah agar melakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah serta peningkatan bagi PAD. Tentunya harus sesuai aturan dan tanpa melanggar hukum dan norma yang ada, serta tidak memberatkan rakyat.

“Implementasi pengembangan wilayah perlu dilakukan melalui pendekatan kebijakan yang berkelanjutan dan implementasi regulasi Ekonomi Hijau,” kata Tito dalam sambutan.

Baca Juga: Baliho Paulus Waterpauw Minta Doa Restu, Herman Yoku : Anak Asli Papua Berhak Maju Jadi Calon Gubernur

Usai upacara, Mendagri menyerahkan Piagam penghargaan untuk lima Provinsi, 14 kabupaten, dan 10 kota berprestasi berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) Tahun 2023.

Kota Semarang, menjadi salah satu dari 10 kota yang menerima piagam penghargaan atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan score 3,5254 dan Status Kinerja Tinggi.

Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kota Semarang, Muhammad Khadik mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima piagam penghargaan tersebut.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X