Jambi,suarapembaruan.news–Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya ke tiga kabupaten di wilayah barat Provinsi Jambi, Rabu (3/4/20240), meninjau persediaan atau stok beras sekaligus memberikan bantuan beras cadangan pangan kepada warga kurang mampu.
Salah satu gudang beras yang ditinjau Presiden Jokowi, yakni gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Bangko, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Kunjungan Presiden Jokowi ke Merangin turut didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, Gubernur Jambi, H Al Haris dan Penjabat Bupati Merangin, H Mukti Said.
Berdasarkan peninjauan Presiden Jokowi ke gudang Bulog Bangko, Merangin tersebut, persediaan beras di Merangin cukup hingga usai Lebaran nanti. Kemudian persediaan bantuan beras cadangan di gudang Bulog Bangko tersebut juga mencukupi.
Baca Juga: Antisipasi Harga Naik,Pemkot Bengkulu Salurkan Beras SPHP Lewat Pasar Murah
Presiden Jokowi pada kesempatan itu menyerahkan bantuan pangan berupa beras cadangan pemerintah kepada ratusan warga masyarakat penerima manfaat (kurang mampu). Setiap keluarga mendapatkan bantuan beras 10 kilogram (kg). Warga masyarakat yang menerima bantuan beras tersebut pun rata-rata mengaku senang karena mereka cukup terbantu menjalani bulan Ramadan ini.
Presiden Jokowi juga menyempatkan diri berdialog dengan warga penerima bantuan beras tersebut. "Bapak, ibu sudah terima semuanya yang 10 kg? Saya tadi mendapatkan catatan ada yang sudah tiga kali, tapi ada juga yang baru sekali, betul?"kata Jokowi.
Presiden Jokowi mengatakan, bantuan pangan tersebut akan berlanjut hingga bulan Juni mendatang. Namun, keberlanjutan bantuan setelah bulan Juni akan tergantung pada ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca Juga: Jateng Masuki Panen Raya, Nana: Stabilkan Harga Beras
"Nanti kita lihat lagi kalau anggaran APBN mencukupi akan dilanjutkan di Juli, Agustus, September Oktober, November, Desember. Saya tidak janji, tapi nanti kalau kita buka lagi APBN-nya ada akan kita teruskan sampai Desember,"ujarnya.
Salah seorang warga Bangko, Merangin yang menerima bantuan beras tersebut, Sarah mengharapkan bantuan pangan tersebut dapat terus dilanjutkan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari.
"Alhamdulillah sangat terbantu sekali untuk bulan Ramadan ini, karena (harga) beras juga mahal kan, jadi alhamdulillah sekali saya sangat berterima kasih dengan Pak Jokowi. Kalau beliau tidak turun langsung kayak gini juga tidak akan tahu kan warganya yang mana yang butuh bantuan,"ujarnya.
Baca Juga: Tekan Inflasi, Gubernur Bengkulu Minta Pemkab Percepat Distirbusi Beras Pemerintah
Hal senada juga diakui warga penerima bantuan beras lainnya, Murni. Murni juga terbantu dengan bantuan tersebut karena kondisi ekonominya yang kurang mampu. Ia juga berharap bisa mendapatkan bantuan lainnya.
"Saya berterima kasih nian (sekali). Saya memang orang tidak punya. Memang saya tidak dapat bantuan program keluarga harapan (PKH). Saya hanya dapat (bantuan) beras ini untuk 6 bulan. Saya sudah dapat tiga kali, saya berterima kasih sekali,”katanya. (SPnews/Rds).