nasional

BMKG: Cuaca Saat Mudik Cenderung Aman, Pemudik Disarankan Berangkat Pagi Hari

Kamis, 19 Maret 2026 | 22:52 WIB

 


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memastikan cuaca di Jawa Tengah selama mudik Lebaran 2026 relatif aman, meski pemudik tetap diminta waspada di jalur pegunungan.


Semarang, SUARA PEMBARUAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi kondisi cuaca di Jawa Tengah selama periode mudik Lebaran 2026 berada dalam kategori relatif aman. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau mengatur waktu perjalanan dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah dataran tinggi.

Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, menjelaskan bahwa wilayah Jawa Tengah saat ini telah melewati puncak musim hujan.

“Secara umum Jawa Tengah sudah melewati puncak musim hujan. Hujan yang terjadi cenderung ringan hingga sedang, meskipun sesekali bisa deras dalam durasi singkat,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut relatif merata di berbagai wilayah, mulai dari kawasan Pantai Utara (Pantura), wilayah selatan, hingga daerah pegunungan di bagian tengah Jawa Tengah.

Namun, pemudik tetap diminta waspada saat melintasi jalur pegunungan dan dataran tinggi. Pasalnya, potensi hujan di wilayah tersebut cenderung lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Imbauan serupa juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen, agar masyarakat tetap berhati-hati selama perjalanan mudik.

“Wilayah Pantura, tengah, dan selatan relatif aman. Namun, kewaspadaan perlu ditingkatkan di jalur pegunungan karena potensi hujan lebih tinggi,” tambah Yoga.

Ia juga menjelaskan bahwa pada masa peralihan musim seperti saat ini, hujan umumnya terjadi pada siang hingga menjelang sore. Oleh sebab itu, pemudik disarankan memulai perjalanan lebih awal.

“Perjalanan pada pagi hingga siang hari relatif lebih aman karena peluang hujan meningkat menjelang sore,” jelasnya.

Selain pemudik, masyarakat yang berencana berwisata selama libur Lebaran juga diminta memperhatikan kondisi cuaca, terutama di kawasan wisata alam.

BMKG mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem bersifat lokal, khususnya di wilayah bantaran sungai atau destinasi wisata air yang hulunya berada di kawasan pegunungan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati, terutama di wisata air dan daerah aliran sungai. Selalu perbarui informasi cuaca sebelum beraktivitas,” tegasnya.

Untuk memperoleh informasi terkini, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai platform resmi BMKG, seperti Digital Weather for Traffic (DWT) untuk transportasi darat, System of Interactive Aviation Meteorology (Inasiam) untuk penerbangan, serta Indonesia Weather Information for Shipping (Inawis) untuk sektor maritim.

Halaman:

Tags

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB