nasional

Viral! Tukang Bakso Hadiahi Gubernur Saat Mudik Gratis, Kisah Perantau Bikin Haru

Selasa, 17 Maret 2026 | 14:52 WIB

 


Jakarta, SUARA PEMBARUAN  — Suasana haru dan hangat mewarnai program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Di tengah ribuan peserta, kisah seorang pedagang bakso yang menghadiahi Gubernur Jateng mencuri perhatian.

Momen itu terjadi saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung para pemudik di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, Senin (16/3/2026). Saat menyapa peserta di bus tujuan Karanganyar, ia tiba-tiba menerima sebungkus bakso dari salah satu pemudik.

Adalah Lulik Setiyawan, pedagang bakso keliling di Jakarta Selatan, yang sengaja menyiapkan bakso tersebut sebagai ungkapan terima kasih. Dengan senyum sederhana, ia menyerahkan langsung kepada gubernur.

Aksi spontan itu disambut tawa hangat Ahmad Luthfi. Ia pun membalas dengan memberikan paket makanan ringan sebagai bekal perjalanan.

Di balik momen sederhana tersebut, tersimpan cerita panjang perjuangan Lulik sebagai perantau. Sejak lulus sekolah, ia mengikuti orang tuanya merantau ke Jakarta. Setelah sempat bekerja serabutan, ia akhirnya menekuni usaha bakso keliling sejak menikah pada 2012, sementara istrinya berjualan jamu.

Dengan penghasilan sekitar Rp5 juta per bulan, Lulik harus mencukupi berbagai kebutuhan, mulai dari kontrakan, makan, hingga biaya sekolah anak. Saat musim Lebaran, beban pengeluaran meningkat karena biaya mudik yang bisa mencapai Rp600 ribu per orang.

Karena itu, program mudik gratis menjadi solusi penting bagi keluarganya. Ia mengaku telah mengikuti program tersebut sejak 2016 dan merasakan manfaat besar dalam menghemat biaya.

Cerita serupa datang dari Bejo Fauzan, pedagang bakso asal Karanganyar yang telah merantau sejak 1994. Ia memulai usaha dari berjualan pikulan hingga kini memiliki warung di kawasan Tanah Kusir.

Meski telah puluhan tahun di perantauan, baru tahun ini Bejo mengetahui program mudik gratis. Ia mengaku sangat terbantu karena sebelumnya harus mengeluarkan biaya besar untuk tiket pulang kampung.

Bagi para perantau seperti Lulik dan Bejo, mudik gratis bukan sekadar fasilitas transportasi, tetapi juga harapan untuk bisa berkumpul dengan keluarga tanpa terbebani biaya besar.

Program ini pun menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat kecil menikmati momen Lebaran dengan lebih tenang dan penuh kebahagiaan.

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB