Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Momentum long weekend Tahun Baru Imlek 2026 dimanfaatkan Holding BUMN aviasi dan pariwisata, InJourney, untuk menghadirkan pelayanan optimal bagi wisatawan yang bepergian melalui jaringan bandara, hotel, dan destinasi wisata yang dikelolanya. Beragam program tematik Chinese New Year dihadirkan untuk memperkaya pengalaman perjalanan sekaligus menghadirkan suasana perayaan yang hangat dan berkesan.
Di sektor perhotelan, sejumlah unit hotel menghadirkan program khusus Imlek. The Meru Sanur menyuguhkan The Lunar Season, pengalaman brunch Imlek yang memadukan tradisi dan sentuhan modern. Setiap hidangan dikurasi sebagai simbol harapan, kemakmuran, dan kebersamaan, dilengkapi Yu Sheng complimentary serta pertunjukan barongsai. Sementara itu, Bali Beach Hotel menghadirkan Warisan Pecinan, sajian kuliner Chinese–Indonesian yang merefleksikan kekayaan sejarah, kehangatan keluarga, dan nilai kebersamaan.
Pada sektor destinasi wisata, Taman Mini Indonesia Indah menjadi salah satu pilihan utama keluarga selama libur Imlek. Selain menawarkan kekayaan budaya Nusantara dan wahana edukatif ramah anak, TMII menghadirkan pertunjukan barongsai sebagai daya tarik utama, dilengkapi wushu dance dan seni Bian Lian yang memperkuat nuansa oriental perayaan.
Destinasi ikonik Jakarta, Sarinah, juga menyelenggarakan program khusus Tahun Baru Imlek dengan menghadirkan instalasi tematik yang merepresentasikan jejak perjumpaan budaya Tionghoa–Nusantara. Sebagai cultural experience center, Sarinah menampilkan rangkaian program seni budaya bertajuk Gema Prespera Nusantara yang menghadirkan beragam ekspresi gerak dan bunyi dalam suasana perayaan.
Di kawasan taman wisata candi yang dikelola InJourney Destination Management, perayaan Tahun Kuda Api digelar di Candi Borobudur dan Candi Prambanan melalui agenda #ImlekdiCandi pada 17 Februari 2026. Pertunjukan barongsai dan liong memeriahkan suasana, dengan penampilan Paguyuban Barongsai Naga Winongo di Prambanan dan Paguyuban Panbers Jogja di Borobudur. Atraksi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap tradisi yang hidup di tengah masyarakat Indonesia. Iringan drum dan simbal melambangkan pengusiran nasib buruk dan semangat menyambut awal yang baru.
Selama periode 14–17 Februari 2026, kunjungan wisatawan di kawasan Candi Prambanan tercatat 26.904 orang, Ratu Boko 1.919 orang, dan Candi Borobudur 15.644 orang.
Di sektor aviasi, perayaan Imlek turut dirasakan di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports melalui dekorasi tematik dan pertunjukan barongsai. Aktivasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan pengalaman pelanggan dan menghadirkan pelayanan yang hangat pada setiap momentum nasional.
Pada periode 14–16 Februari 2026, pergerakan penumpang di 37 bandara InJourney Airports mencapai sekitar 1,85 juta orang, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan rata-rata trafik normal Februari sebesar 1,67 juta penumpang. Pergerakan pesawat juga naik sekitar 7 persen menjadi sekitar 13.000 penerbangan.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman dan berkesan, termasuk pada momentum libur nasional seperti Tahun Baru Imlek. Peningkatan trafik penerbangan dan kunjungan wisatawan di berbagai aset InJourney dapat dikelola secara optimal melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem aviasi dan pariwisata, sehingga setiap program yang dihadirkan mampu memberikan nilai tambah dan makna dalam setiap perjalanan wisatawan.